DKPP Kota Bandung Siapkan 30 Pompa Air Gratis untuk Petani Hadapi Musim Kemarau

  • 26 Jun 2026 10:15 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menyiapkan bantuan pompa air yang dapat dipinjam secara gratis oleh petani untuk menghadapi dampak musim kemarau. Bantuan tersebut ditujukan bagi wilayah pertanian yang mulai mengalami kekurangan pasokan air, salah satunya di kawasan Rancasari.

‎Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan kawasan pertanian di Kota Bandung yang berada di wilayah timur menjadi titik paling rawan terdampak kekeringan saat musim kemarau.

‎"Kalau melihat sebaran pertanian, sawah itu banyak tersebar di wilayah timur, mulai dari Gedebage, Cibiru, Ujungberung, Buahbatu, Mandalajati, dan sekitarnya. Itu merupakan titik-titik rawan kekeringan. Kalau kekeringan terjadi, dampaknya bisa masif dan berlangsung cukup lama," ujar Gin Gin, Jumat 26 Juni 2026.

‎Ia menjelaskan, sejumlah petani bahkan sudah mulai merasakan berkurangnya ketersediaan air. Salah satunya petani di Rancasari yang mengajukan permohonan bantuan pompa air untuk mengambil air dari sumber air permukaan.

‎"Hari ini beberapa petani sudah mulai merasakan dampaknya. Seperti di Rancasari, mereka mengeluhkan debit air yang mulai berkurang sehingga membutuhkan bantuan pompa air untuk menarik air permukaan," katanya.

‎Gin Gin menegaskan, petani tidak dipungut biaya untuk meminjam pompa air. Mereka hanya menanggung biaya operasional, seperti pembelian bahan bakar, sementara peralatan dan mesin disediakan secara gratis oleh pemerintah.

‎"Hanya biaya operasional seperti bensin dan sebagainya yang ditanggung petani. Untuk peralatan dan mesin pompa kami sediakan secara gratis. Pompa ini juga merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui kementerian, meskipun secara jumlah masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan," ucapnya.

‎Menurutnya, kebutuhan pompa air di setiap wilayah berbeda-beda. Di beberapa lokasi cukup menggunakan pompa berukuran dua inci, namun di Rancasari petani membutuhkan pompa berkapasitas enam inci karena sumber air berada cukup jauh sehingga memerlukan daya dorong yang lebih besar.

‎"Kondisi di setiap lokasi berbeda. Ada yang cukup menggunakan pompa dua inci, tetapi di Rancasari diperlukan pompa enam inci karena sumber airnya lebih jauh. Ini menjadi perhatian sekaligus tantangan bagi kami," ucapnya.

‎Saat ini DKPP Kota Bandung telah menyediakan sekitar 30 unit pompa air yang tersebar di sejumlah kelompok tani dan Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Pompa tersebut dapat dipinjam sewaktu-waktu oleh petani ketika dibutuhkan.

‎"Kami terus berkoordinasi untuk meminta tambahan bantuan pompa. Saat ini sekitar 30 unit pompa sudah kami siapkan dan tersebar di kelompok tani maupun Brigade Alsintan. Alat-alat tersebut bisa dipinjam-pakaikan kepada para petani saat dibutuhkan," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....