Bupati Gandeng TNI dan POLRI Tangani Masalah Banjir
- 23 Jun 2026 22:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Kabupaten Bandung terus bergerak cepat menghadirkan langkah-langkah konkret guna mengatasi banjir tahunan di sejumlah kawasan rawan, seperti Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Penanganan tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor secara masif dengan menerapkan konsep pentahelix.
Pemaparan berbagai langkah strategis tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau KDS, di sela-sela kegiatan olahraga. Yaitu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung yang digelar di Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu pada Selasa 23 Juni 2026 pagi.
Kegiatan olahraga rutin bulanan yang digelar secara bergiliran antar instansi ini bertujuan mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antar unsur Forkopimda mulai dari Bupati Bandung, Kapolresta Bandung, Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Danlanud Sulaiman, hingga Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung. Melalui forum non formal yang lebih cair ini, koordinasi mengenai berbagai isu pelik, penyelarasan program prioritas Presiden Republik Indonesia, serta upaya menjaga kondusivitas wilayah dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan implementatif.
Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh menghadirkan solusi jangka panjang bagi warga terdampak banjir. Salah satu strategi terbaru yang tengah disiapkan ialah opsi relokasi bagi warga di kawasan Bojongsoang yang selama ini kerap terendam parah saat musim hujan.
"Tadi pagi saya mendapat kabar dari Pak Kajati yang berkeinginan agar di Bojongsoang juga dilakukan relokasi. Pada prinsipnya, kami dari pemerintah daerah siap untuk menyiapkan lahan untuk pemindahan lokasi warga yang ada di wilayah Bojongsoang, yang memang selamanya terendam kalau musim hujan," ujar KDS.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa apabila rencana relokasi ini mendapat persetujuan masyarakat, lahan yang ditinggalkan tidak akan dibiarkan kosong begitu saja. Pemerintah daerah berencana mengubah kawasan tersebut menjadi infrastruktur pengendali banjir.
"Jika masyarakat menerima, ini akan menjadi salah satu solusi. Lahan tersebut nantinya bisa kita jadikan embung-embung atau danau penampung air di wilayah Bojongsoang dan sekitarnya," tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....