RM Tamagochi Kebakaran,Percikan Minyak Diduga Jadi Penyebabnya
- 23 Jun 2026 22:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kebakaran terjadi di Rumah Makan Tamagochi yang berada di Jalan Lombok, Kota Bandung, Selasa 23 Juni 2026 malam. Peristiwa tersebut diduga dipicu percikan api yang muncul saat aktivitas makan konsumen di lantai dua bangunan.
Kepala Dinas (Kadis) Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Disdamkarmatan) Kota Bandung, Soni Bakhtiar, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, sumber api diduga berasal dari percikan yang muncul saat konsumen sedang makan. Cairan yang menetes dan bercampur dengan minyak diduga memicu munculnya api di area tersebut.
“Sementara hasil penyelidikan menunjukkan api timbul saat konsumen sedang makan. Ada cairan yang menetes dan bercampur dengan minyak sehingga menimbulkan percikan api,” ujarnya, Selasa 23 Juni 2026.
Ia juga mengatakan upaya pemadaman dan penyekatan berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar rumah makan. Petugas membuat penghalang di sejumlah titik untuk mengisolasi area yang terbakar.
“Alhamdulillah api sudah mulai bisa dipadamkan dan tidak merambat ke bangunan lain. Kami melakukan penyekatan di bagian belakang maupun sisi kiri dan kanan bangunan,” ujarnya.
Area yang terdampak kebakaran hanya sebagian lantai dua rumah makan. Api tidak menghanguskan seluruh bangunan dan berhasil dikendalikan sebelum meluas.
“Hanya sebagian di lantai dua yang terbakar, tidak seluruh bangunan,” kata Soni.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Disdamkarmatan Kota Bandung mengerahkan sembilan unit armada pemadam yang terdiri atas mobil pancar dan mobil tangki air. Laporan diterima petugas sekitar pukul 19.07 WIB dan tim pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Soni memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan akibat banyaknya warga dan pengunjung yang menyaksikan proses pemadaman.
“Tidak ada kendala berarti saat pemadaman. Hanya arus lalu lintas sempat padat karena banyak warga dan konsumen berada di sekitar lokasi,” ucapnya.
Petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung nilai kerugian akibat peristiwa tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....