DP2KBP3A Subang Gaspol,Prevalensi Stunting Ditarget Akhir 2026 2 Persen
- 23 Jun 2026 22:06 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Prevalensi stunting di Kabupaten Subang pada semester pertama 2026,tercatat masih 12,7 persen. Pemerintah menargetkan angka itu turun hingga 2 persen di akhir tahun 2026.
“Target kami akhir 2026 menyisakan 2 persen, turun sekitar 10 persen dari kondisi saat ini,” ujar Plh. Kabid Pembangunan Keluarga DP2KBP3A Subang Ida Parida kepada RRI di Subang, Selasa 23 Juni 2026.
DP2KBP3A bersama tim pendamping keluarga, kata Ida, turun langsung ke keluarga berisiko stunting, untuk memberi edukasi. Penanganan spesifik kasus stunting tetap dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan.
“Kami menyasar langsung ke titik sasaran, yaitu keluarga berisiko stunting, dengan melakukan edukasi,” ungkapnya.
Strategi yang dipakai fokus pada intervensi 1000 Hari Pertama Kehidupan, pemenuhan gizi, sanitasi, dan pola asuh. Kolaborasi lintas sektor disebut, menjadi kunci percepatan penurunan stunting.
“Untuk spesifikasi penanganan kasus stunting tersebut, berada di Dinas Kesehatan,” jelas Ida.
Keberhasilan program akan diukur lewat Survei Status Gizi Indonesia atau SSGI, yang digelar tahun ini. Hasil SSGI akan jadi dasar evaluasi dan rencana intervensi 2027.
“Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengendalian kasus stunting, di tahun ini akan dilaksanakan SSGI,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....