Subang Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla, Tagana Siapkan Personil dan Sarana

  • 23 Jun 2026 10:24 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah menetapkan SK status siaga darurat bencana kekeringan, dan kebakaran hutan serta lahan tahun 2026. Status ini jadi dasar Pemkab Subang untuk meningkatkan kewaspadaan, di seluruh wilayah rawan bencana.

Ketua Tagana Dinsos Kabupaten Subang Jajang Abdul Muhaemin menyatakan, pihaknya siap bersinergi dengan BPBD, TNI, Polri, dan relawan. Tagana sudah menyiapkan seluruh sarana prasarana, dan mengaktifkan sumber daya manusia relawan.

“Tagana Dinsos Kabupaten Subang siap bersinergi dengan berbagai pihak. Seluruh sarana dan prasarana yang ada, dan sumber daya manusia tagana sudah kami siapkan,” ujar Jajang Abdul Muhaemin kepada RRI di Subang, Selasa 23 Juni 2026.

Jajang menyebut fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 lebih panjang, dan rawan memicu karhutla meluas cepat. Untuk itu Tagana mengintensifkan patroli, dan pemantauan di titik rawan kekeringan dan kebakaran.

“Kami fokus siaga di wilayah rawan, agar respon cepat jika ada laporan titik api, atau krisis air bersih,” tegasnya.

Tagana mengimbau warga hemat penggunaan air, dan tidak membakar lahan atau sampah sembarangan. Masyarakat diminta segera melapor ke posko jika melihat tanda kekeringan atau titik api.

“Kesiapsiagaan bersama, diharapkan mencegah kerugian besar dan korban jiwa. Siaga darurat ini, wajib dipahami seluruh warga Subang,”_ pungkas Ketua Tagana Dinsos Kabupaten Subang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....