Sumur Warga Diduga Tercemar, Diky Candra Minta Laporan DLH
- 22 Jun 2026 23:03 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Warga mengeluhkan kondisi air di kawasan Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Kondisi air yang hitam, menyebabkan ikan budidaya milik warga mati.
Tidak hanya menyebabkan ikan mati, kondisi air yang hitam ini juga mencemari sungai dan sumur warga. Sehingga air yang ada tidak layak dipergunakan untuk kebutuhan sehari- hari, seperti mandi dan mencuci.
Warga menduga, air yang kotor ini, akibat limbah cair yang berasal dari kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir. Meskipun untuk membuktikan itu, perlu menunggu hasil pengecekan dan kajian dari instansi terkait.
Pengelola TPA Ciangir sendiri, hingga saat ini, belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi itu. Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra mengaku baru menerima informasi mengenai permasalahan tersebut.
Ia akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, untuk mengetahui penyebab pasti kondisi itu. Sekaligus, mencari solusi untuk masalah itu.
“ saya akan memanggil DLH untuk meminta penjelasan dan melakukan pengecekan lebih lanjut,” ujarnya.
Sebelumnya kata Diky, masalah serupa pernah terjadi beberapa waktu lalu ketika instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di kawasan TPA Ciangir mengalami kerusakan. “Dulu pernah ada kejadian yang hampir serupa ketika IPAL mengalami masalah. Tapi akan saya pastikan dahulu. Tapi jika memang pernah terjadi dulu, seharusnya menjadi pelajaran bersama. Jangan sampai berulang,” katanya.
Pihaknya, kata Diky, akan meminta laporan lengkap dari DLH. Termasuk hasil pemeriksaan kualitas air dan dampak lingkungannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....