SPMB 2026 di Cimahi Berjalan Kondusif,Disdik Pastikan Kursi SMP Cukup
- 22 Jun 2026 14:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kota Cimahi berlangsung relatif kondusif dan minim polemik. Kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah daerah lain yang masih menghadapi berbagai persoalan terkait keterbatasan daya tampung sekolah.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi mencatat ketersediaan kursi sekolah untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) bahkan melebihi kebutuhan calon peserta didik baru. Situasi ini membuat orang tua murid tidak perlu khawatir anaknya kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, mengatakan keberhasilan pelaksanaan SPMB tahun ini didukung oleh kesiapan daya tampung sekolah yang telah dipetakan secara matang. Kapasitas sekolah negeri, swasta, dan madrasah dinilai mampu mengakomodasi seluruh lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Cimahi.
"Kapasitas sekolah negeri, swasta, dan madrasah di Cimahi mampu mengakomodasi semua lulusan baru. Masyarakat tidak perlu cemas kehabisan kuota," ujar Nana. Senin 22 Juni 2026.
Berdasarkan data Disdik Kota Cimahi, total daya tampung SMP mencapai 11.284 kursi. Sementara jumlah kebutuhan peserta didik baru tercatat sebanyak 10.523 siswa.
Selisih tersebut menunjukkan adanya surplus sebanyak 761 kursi yang tersebar di berbagai satuan pendidikan. Dengan kondisi itu, seluruh lulusan SD di Kota Cimahi dipastikan memiliki akses untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Meski daya tampung mencukupi, Disdik tetap mengantisipasi potensi penumpukan pendaftar di sejumlah sekolah yang dianggap favorit. Upaya tersebut dilakukan melalui pengaturan jalur penerimaan agar distribusi siswa lebih merata.
SPMB 2026 di Kota Cimahi dilaksanakan melalui beberapa jalur penerimaan yang telah ditetapkan pemerintah. Jalur tersebut meliputi domisili, afirmasi, prestasi, serta jalur lintas batas atau perpindahan tugas orang tua.
Menurut Nana, keberagaman jalur penerimaan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon peserta didik untuk memperoleh sekolah sesuai kondisi masing-masing. Kebijakan tersebut juga dinilai efektif mengurangi konsentrasi pendaftar pada sekolah-sekolah tertentu.
"Skema ini memberi kesempatan siswa masuk ke sekolah sesuai wilayah tempat tinggal maupun kondisi sosialnya, sehingga konsentrasi pendaftar tidak hanya terjadi di sekolah tertentu," katanya.
Selain itu, Wali Kota Cimahi telah menginstruksikan penyebarluasan informasi daya tampung sekolah secara masif kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar orang tua memperoleh informasi yang utuh sebelum menentukan pilihan sekolah bagi anaknya.
Melalui perencanaan daya tampung yang terukur dan dukungan berbagai jalur penerimaan, pelaksanaan SPMB 2026 di Kota Cimahi dapat berlangsung lebih tertib. Pemerintah berharap kondisi ini mampu menciptakan iklim pendidikan yang lebih adil dan memberikan kesempatan belajar bagi seluruh anak usia sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....