Farhan Aktifkan Kembali Siskamling dan Ronda Malam Cegah Begal
- 22 Jun 2026 13:13 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperkuat pengamanan lingkungan selama masa libur sekolah dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan ronda malam melalui program Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota. Program tersebut akan dijalankan secara masif di seluruh kelurahan dan kecamatan di Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kasus kekerasan yang melibatkan pelajar selama masa liburan sekolah. Selain itu, penguatan pengamanan lingkungan juga dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya aksi begal yang kerap meresahkan masyarakat.
“Kalau terkait keamanan, saat ini tingkat kekerasan di kalangan pelajar sedang meningkat karena masa libur sekolah. Karena itu, kami akan melakukan tindakan tegas yang disertai pembinaan,” ujar Farhan, Senin 22 Juni 2026.
Menurutnya, penanganan terhadap pelajar yang terlibat dalam aksi kekerasan tidak hanya mengedepankan penegakan aturan, tetapi juga pendekatan pembinaan. Hal tersebut dilakukan agar para pelajar dapat menyadari kesalahannya dan tidak mengulangi perbuatan yang sama di kemudian hari.
Farhan menegaskan, Pemkot Bandung tidak ingin masa libur sekolah justru dimanfaatkan untuk aktivitas negatif yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan terhadap aktivitas remaja akan diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat kewilayahan hingga masyarakat.
Selain fokus pada pembinaan pelajar, Pemkot Bandung juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam dan siskamling yang selama ini menjadi salah satu garda terdepan dalam pencegahan tindak kejahatan.
“Untuk mengantisipasi begal, siskamling dan ronda melalui program ‘Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota’ akan terus diaktifkan di seluruh kelurahan dan kecamatan. Tanggung jawab mereka untuk memastikan wilayah yang dijaga tidak menjadi tempat yang leluasa bagi para pelaku begal,” katanya.
Ia menilai, kehadiran warga yang aktif melakukan pengawasan lingkungan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah lebih dini.
Farhan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keamanan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan juga membutuhkan peran aktif warga.
“Karena itu, seluruh wilayah di Kota Bandung diminta untuk kembali mengintensifkan kegiatan ronda dan pengawasan lingkungan,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....