Unhan RI dan Satgas Citarum Lakukan Pemetaan Udara Hulu Sungai untuk Konservasi
- 20 Jun 2026 19:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Komitmen menjaga kelestarian kawasan hulu Sungai Citarum terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi pemetaan udara. Satgas Sektor 1 Cisanti Citarum Harum berkolaborasi dengan Tim Drone Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melaksanakan kegiatan pemetaan (mapping) di kawasan Situ Cisanti, Tahura Cisanti, hingga aliran utama Sungai Citarum, Jumat 19 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari tersebut dipimpin langsung oleh Dansektor 1 Cisanti Citarum Harum, Kolonel Inf Makmur Siagian, S.I.P., bersama personel Satgas dan tim drone dari Unhan RI. Pemetaan udara dilakukan sebagai bagian dari upaya pengumpulan data spasial dan visual untuk mendukung program pelestarian daerah aliran sungai (DAS) Citarum.
Kolonel Makmur Siagian mengatakan penggunaan teknologi drone memberikan kemudahan dalam memperoleh gambaran kondisi lingkungan secara menyeluruh dan akurat. Data yang dihasilkan dinilai penting sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan kawasan konservasi dan penanganan berbagai persoalan lingkungan di hulu sungai.
"Teknologi drone membantu kami memperoleh data visual dan spasial secara detail sehingga langkah penanganan lingkungan dapat dilakukan lebih tepat sasaran. Kawasan hulu Citarum memiliki peran vital sebagai sumber kehidupan masyarakat Jawa Barat sehingga harus dijaga bersama,” ujar Kolonel Inf Makmur Siagian.
“Melalui pemetaan udara, kondisi wilayah dapat dipantau secara lebih detail sehingga langkah-langkah konservasi maupun rehabilitasi lingkungan dapat dilakukan dengan lebih efektif,” ujarnya.
Pemetaan difokuskan pada sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Situ Cisanti yang dikenal sebagai titik awal Sungai Citarum. Selain itu, tim juga melakukan pengambilan data di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Cisanti serta sepanjang alur sungai guna memperoleh informasi terkini terkait kondisi tutupan lahan dan lingkungan sekitar.
Kolaborasi ini melibatkan kadet Unhan RI dari bidang fisika, yakni Sersan Mayor Dua Kadet Fisika Syeva Arsya Wahyu Alifqi dan Sersan Mayor Dua Kadet Fisika Vedora Aprilia Salsabila. Kegiatan berada di bawah arahan DR. Ir. Jupriyanto dan Kolonel Tek Ir. Y.H. Yogaswara, Ph.D., dengan pendampingan Don Sakti serta Fikri Syahrir.
Menurut Kolonel Makmur, sinergi antara institusi pendidikan dan unsur pelaksana di lapangan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program Citarum Harum yang berkelanjutan. Kehadiran tim akademisi dinilai mampu memperkuat pemanfaatan teknologi untuk mendukung upaya konservasi lingkungan.
Selain menghasilkan data pemetaan wilayah, penggunaan drone juga berpotensi dimanfaatkan untuk pemantauan kawasan yang rentan mengalami kerusakan lingkungan, sedimentasi, maupun perubahan tata guna lahan di kawasan hulu.
Kegiatan pemetaan berakhir pada pukul 18.30 WIB dan berlangsung dengan aman serta lancar. Melalui pemanfaatan teknologi pemetaan udara, Satgas Citarum Harum dan Unhan RI berharap pengelolaan kawasan hulu Sungai Citarum dapat dilakukan secara lebih terukur guna mendukung keberlanjutan salah satu sungai strategis nasional tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....