Haflah Musyahadah BKPRMI Jadi Momentum Penguatan Karakter Generasi Qurani
- 17 Jun 2026 12:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang - Ribuan santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TKA-TPA) memadati GOR Tadjimalela Sumedang dalam kegiatan Haflah Musyahadah dan Khotmil Qur'an yang diselenggarakan BKPRMI Kabupaten Sumedang, Selasa 16 Juni 2026.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati M. Fajar Aldila tersebut menjadi ajang apresiasi atas capaian para santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran membaca Al-Qur'an dan pendidikan dasar keagamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa Haflah Musyahadah tidak boleh dipandang sebagai akhir dari proses belajar. Menurutnya, wisuda santri justru menjadi titik awal untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum ini harus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia serta bermanfaat bagi lingkungan,” ujarnya.
Dony menilai keberhasilan para santri hingga mencapai tahap wisuda merupakan hasil kerja bersama antara ustaz dan ustazah, orang tua, serta para santri yang telah menjalani proses pembelajaran dengan tekun. Ia menyebut capaian tersebut sebagai investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Menurutnya, pembentukan generasi Qurani tidak hanya diukur dari kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga dari penerapan ajarannya dalam perilaku sehari-hari. Sikap hormat kepada orang tua dan guru, berbicara santun, serta menjauhi tindakan perundungan menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai tersebut.
“Kita berharap anak-anak tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu menjadikan ajarannya sebagai pedoman dalam bersikap dan berinteraksi dengan sesama,” katanya.
Sementara itu, Ketua BKPRMI Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas, menjelaskan bahwa Haflah Musyahadah merupakan bentuk penghargaan kepada santri yang telah mengikuti dan lulus tahapan evaluasi pembelajaran atau munaqasyah di lembaga masing-masing.
Ia menyebutkan, pada pelaksanaan munaqasyah tahun 2026 tercatat sebanyak 2.320 peserta mengikuti ujian. Dari jumlah tersebut, 680 santri dari 89 TKA-TPA yang tersebar di 22 kecamatan mengikuti prosesi Haflah Musyahadah tingkat kabupaten.
Ayi berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan motivasi santri untuk terus memperdalam kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an. BKPRMI, lanjutnya, akan terus berupaya memperkuat pembinaan generasi muda agar memiliki fondasi keagamaan yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Kehadiran orang tua, tokoh agama, pengurus BKPRMI, serta unsur pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan Al-Qur'an di Kabupaten Sumedang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....