Pemprov dan UPI Luncurkan PROBIDIK, Siapkan Regenerasi Guru Berkualitas
- 17 Jun 2026 10:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi meluncurkan Program Penguatan Profesional Bidang Kependidikan (PROBIDIK), melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Gedung Pakuan.
Program ini menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi berkurangnya tenaga pendidik akibat tingginya angka pensiun guru di berbagai sekolah.
Melalui program tersebut, sebanyak 1.066 mahasiswa UPI akan ditempatkan di sejumlah sekolah sesuai kebutuhan yang telah dipetakan. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan proses pembelajaran sekaligus menjadi wadah penguatan kompetensi bagi calon guru sebelum memasuki dunia kerja secara profesional.
Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, mengatakan PROBIDIK dirancang sebagai solusi yang mempertemukan kebutuhan sekolah dengan kesiapan mahasiswa kependidikan. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga memastikan layanan pendidikan tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan tenaga pengajar.
“Mahasiswa yang diterjunkan telah dibekali kompetensi sesuai bidangnya sehingga dapat berkontribusi dalam proses pembelajaran. Kami ingin sekolah tetap memiliki dukungan tenaga pendidik yang memadai meskipun menghadapi tantangan regenerasi guru,” kata Didi, dalam keterangannya, Rabu 17 Juni 2026.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada aspek akademik. Ia menilai pendidikan harus mampu membentuk karakter, integritas, dan ketangguhan peserta didik agar siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Menurut Dedi, keberhasilan pendidikan membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, guru, hingga keluarga.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan yang terus berkembang.
“Pendidikan harus melahirkan manusia yang memiliki karakter kuat dan mampu menjalani kehidupan dengan baik. Karena itu, sinergi semua unsur menjadi sangat penting untuk memastikan tujuan tersebut tercapai,” ujarnya.
Penandatanganan PKS PROBIDIK dilakukan bertepatan dengan kegiatan Munajat Cinta, Menjemput Tahun Baru dan Murid Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penanda dimulainya tahun ajaran baru dan semangat pembaruan dalam dunia pendidikan Jawa Barat.
Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto, jajaran pejabat Dinas Pendidikan, serta para kepala SMA, SMK, dan SLB negeri dari berbagai daerah di Jawa Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan daerah.
Melalui PROBIDIK, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya menjadikan regenerasi guru sebagai peluang untuk menghadirkan tenaga pendidik yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan layanan pendidikan sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda di Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....