Wawali Kota Bandung Tegaskan Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga
- 16 Jun 2026 10:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wakil Wali Kota Bandung Erwin menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat, termasuk persoalan bangunan garasi yang berdiri di atas trotoar di Jalan Ambon, Kota Bandung.
Menurut Erwin, Pemerintah Kota Bandung tidak akan menutup mata terhadap berbagai pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum maupun hak-hak masyarakat, termasuk penggunaan fasilitas publik yang tidak sesuai peruntukannya.
"Jadi apapun persoalan warga di Kota Bandung, kalau memang ada keluhan ke saya, Insya Allah saya akan turun dan saya selesaikan," ujar Erwin, Selasa 16 Juni 2026.
Erwin menjelaskan bahwa dirinya selama ini aktif melakukan pengecekan langsung ke lapangan apabila ditemukan indikasi pelanggaran. Sebagai Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgas) penegakan ketertiban, ia mengaku memiliki tanggung jawab untuk memastikan berbagai persoalan yang meresahkan masyarakat dapat segera ditangani.
Ia mencontohkan sejumlah kasus yang selama ini menjadi perhatian pemerintah, seperti peredaran minuman keras ilegal, penyalahgunaan obat-obatan, pemasangan reklame tanpa izin, pembangunan bangunan yang tidak sesuai aturan, hingga berbagai penyakit masyarakat lainnya.
"Kalau kemarin saya langsung mengecek semua. Karena saya sebagai ketua satgas, jadi kalau ada problem minuman keras, obat-obatan, ada reklame yang tidak berizin, tanpa izin membangun, ada praktik-praktik yang melanggar aturan, pokoknya penyakit-penyakit masyarakat itu, tanpa laporan pun kita cek. Saya langsung turun," katanya.
Terkait kasus garasi yang berdiri di atas trotoar di Jalan Ambon, Erwin menegaskan bahwa fasilitas publik seperti trotoar harus tetap berfungsi sebagaimana mestinya, yakni untuk memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Karena itu, setiap pelanggaran yang menghambat fungsi trotoar akan menjadi perhatian pemerintah.
Ia juga menyatakan keterbukaannya menerima laporan dari masyarakat. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting dalam membantu pemerintah mengawasi berbagai pelanggaran yang terjadi di lingkungan sekitar.
"Kalau sekarang, ya kalau memang ada laporan dari warga, Insya Allah saya turun langsung," ucapnya.
Erwin menilai bahwa upaya menjaga ketertiban dan menegakkan aturan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah sebagai pelayan masyarakat. Ia mengaitkan hal tersebut dengan prinsip amar ma'ruf nahi mungkar yang menurutnya harus dijalankan sesuai peran masing-masing.
"Kalau amar ma'ruf itu para ustaz, kalau nahi mungkar ya umaro atau pemerintah. Jadi kami berkewajiban mencegah kemungkaran dan pelanggaran yang merugikan masyarakat," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....