Seminar Nasional Semarak Keilmuan 2026: Smart Student, Smart Finance
- 12 Jun 2026 16:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Seminar Nasional Semarak Keilmuan 2026 kembali menghadirkan energi baru bagi dunia akademik dan literasi keuangan. Dengan tajuk Smart Student, Smart Finance: Strategi Mahasiswa Berprestasi di Era Digital Ekonomi, seminar nasional ini menjadi ruang pertemuan antara gagasan akademik dan praktik literasi keuangan yang relevan dengan tantangan zaman.
Plh Kepala OJK Cirebon, Tesar Pratama Gustarjidi, menegaskan bahwa Otoritas Jasa Keuangan tidak hanya berfungsi sebagai regulator dan pengawas sektor jasa keuangan, tetapi juga memiliki mandat penting dalam edukasi masyarakat. “Tanpa edukasi, kita bisa salah dalam menggunakan produk dan layanan sektor jasa keuangan,” ujarnya. Jumat 12 Juni 2026.
Menurutnya, mahasiswa merupakan segmen prioritas yang perlu mendapat perhatian khusus, mengingat hasil survei literasi inklusi keuangan 2025 menunjukkan kelompok pelajar masih rentan terhadap risiko penggunaan layanan keuangan digital. Tesar menambahkan, masifnya digitalisasi membawa kemudahan sekaligus tantangan. Di satu sisi, akses keuangan semakin terbuka, namun di sisi lain pengaduan konsumen juga meningkat. “Saya yakin adik-adik mahasiswa memanfaatkan semua hal ini.
Namun, jika tidak memahami dengan baik, dampak negatif bisa muncul. Edukasi menjadi fondasi utama,” tegasnya.
Sementara itu, Komarudin, Wakil Rektor 3 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), menyoroti semangat akademik yang lahir dari kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa seminar nasional sekaligus menjadi puncak dari rangkaian lomba esai bertema literasi keuangan yang telah berlangsung selama sebulan. “Harapannya akan lahir ilmuwan, inspirasi, dan gagasan baru dari para finalis yang datang dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya.
Komarudin juga memberikan apresiasi kepada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PDKK yang konsisten menginspirasi dan membawa nama kampus ke tingkat nasional bahkan internasional. “Tepuk tangan untuk UKM Perguruan Tinggi yang terus berkiprah, memanage, dan mengarahkan mahasiswa agar berprestasi,” tambahnya.
Seminar ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga wadah kolaborasi antara regulator, akademisi, dan mahasiswa. Kehadiran OJK di tengah civitas akademika mempertegas komitmen untuk membangun generasi muda yang cerdas finansial, sejalan dengan visi mencetak smart student yang mampu beradaptasi di era digital ekonomi. Dalam kegiatan seminar tersebut tidak hanya menghadirkan mahasiswa dari Universitas Swadaya Gunung Jati, namun juga menghadirkan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Surabaya, Belitung, dan Cirebon hingga Duta Literasi Media Massa OJK Batch pertama yang beru di kukuhkan.
Dengan tema yang relevan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mahasiswa bahwa prestasi akademik harus diiringi dengan kecakapan finansial. Literasi keuangan bukan sekadar pengetahuan, melainkan keterampilan hidup yang akan menentukan daya saing generasi muda di masa depan.
Semarak Keilmuan 2026 pun menjadi momentum penting untuk mahasiswa tidak hanya ditantang untuk berprestasi di bidang akademik, tetapi juga untuk menjadi agen literasi keuangan yang mampu mengedukasi masyarakat luas. Sebuah langkah nyata menuju Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....