Kereta Ekonomi Kerakyatan, Pemkab : Transportasi Publik Inklusif
- 11 Jun 2026 18:36 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut menilai Kereta Api (KA) Cikuray yang kini menggunakan rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan serta Kereta Petani dan Pedagang, merupakan transportasi publik yang inklusif, aman, nyaman, terjangkau, dan berkeadilan, khususnya bagi masyarakat, petani, serta pedagang di wilayah Garut.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi tinggi dan menyambut baik inovasi transportasi tersebut." Kami sangat mengapresiasi denhan pengembangan inovasi kereta kerakyatan ini yang memberikan peluang dan kemudahan bagi para petani dan pedagang untuk mendapatkan akses transfortasi darat yang nyaman dan terjangkau,"katanya di sela Peresmian Perjalanan Kereta Api (KA) Cikuray, di ST Kerata Api Garut, Kamis, 11 Juni 2026.
Ia mencermati adanya penambahan kapasitas gerbong pada rangkaian kereta yang meningkat sekitar 10% lebih, yang diyakini dapat mendorong optimalisasi minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi massal ini." Dengan terjadinya peningkatan kapasitas gerbong pada rangkaian kereta diyakini dapat mendorong optimalisasi minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi massal ini,"ujarnya.
Ia kemudian merefleksikan kembali sejarah perkeretaapian di Garut yang telah diperkenalkan sejak tahun 1889 dengan rute Garut-Cibatu-Cikajang. Sejak dahulu, tujuan utama jalur tersebut adalah sebagai sarana akomodasi komoditas andalan Garut, seperti produk perkebunan.
"Hari ini menegaskan kembali makna atau fungsi awal dari kereta api sebagai salah satu mode transportasi pembawa produk-produk pertanian kita. Saya berharap ke depan di Garut akan semakin banyak lagi jadwal perjalanan kereta api," katanya.
Ia meminta dinas terkait untuk segera mensosialisasikan dan mengenalkan kapasitas baru Kereta Petani dan Pedagang ini kepada masyarakat luas." Kami instruksikan kepada dinas perhubungan untuk segera mensosialisasikan dan mengenalkan kapasitas baru Kereta Petani dan Pedagang ini kepada masyarakat,"tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....