Pertamax Naik, Warga Bandung Pilih Beralih ke Pertalite Lagi
- 10 Jun 2026 21:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax mengalami kenaikan per 10 Juni 2026. Pertamax yang merupakan salah satu BBM yang populer digunakan masyarakat ini sebelumnya berada di harga Rp12.300 per liter dan kini menjadi Rp16.250 per liternya.
Dampak kenaikan tersebut, banyak pengendara sepeda motor di wilayah Kota Bandung yang sebelumnya biasa membeli Pertamax beralih kembali ke BBM subsidi yaitu Pertalite. Salah satunya Toto (61) yang tengah mengisi bensin untuk motornya di SPBU Jalan Sunda, Kota Bandung, ia mengatakan peralihan dilakukan karena kenaikan harga kali ini terbilang dalam angka yang cukup signifikan.
"Naiknya besar kali ini ya hampir empat ribu (rupiah), jadi ya cukup terasa dibandingkan sebelumnya. Saya sebenarnya lebih sering beli Pertamax karena biasanya tidak antri, dulu selisih dengan Pertalite hanya sekitar 2000, sekarang jauh," katanya, Rabu 10 Juni 2026.
Ia juga mengatakan biasanya pembelian Pertamax itu dilakukan karena antrian Pertalite yang memang umumnya lebih panjang di SPBU. Perbedaan harga sekitar dua ribu rupiah antara Pertamax dan Pertalite dulu menurutnya tak terlalu terasa dan ia ibaratkan seperti membeli waktu.
"Selisih dua ribunya dulu ibarat beli waktu karena antrinya kan lebih sedikit, tapi kalau sekarang selisihnya jauh jadi ya sudah balik lagi beli Pertalite biar antrian panjang juga, saya rasa banyak juga yang seperti saya," katanya menambahkan.
Pada Rabu 10 Juni 2026 di SPBU Jalan Sunda Bandung, terpantau memang antrian Pertalite untuk sepeda motor di sore hari sangat panjang. Berbanding terbalik dengan Pertamax, dimana antriannya sangat kosong, hanya satu atau dua motor yang sesekali menyambangi jalur tersebut.
Sementara itu, pengendara motor lainnya yang tengah membeli BBM Pertamax di lokasi tersebut, Kinan (18) mengatakan ia memilih membeli Pertamax karena tengah dalam kondisi terburu-buru. Ia juga mengatakan jika berada dalam kondisi tak dikejar waktu, ia akan memilih untuk membeli Pertalite.
"Lagi buru-buru, kalau beli Pertalite antriannya panjang karena lagi dikejar waktu jadi tidak ada pilihan selain beli Pertamax buat sekarang," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....