Nilai Skoring Dipersoalkan, PCMB Jabar Tuai Kebingungan Pendaftar jelang SPMB

  • 09 Jun 2026 15:56 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ratusan orang tua siswa mendatangi kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, mempertanyakan nilai skoring jalur non akademik, yang tidak sesuai perhitungan manual pendaftar dengan sistem PCMB Disdik Jabar, Selasa 9 Juni 2026.

Selain itu banyak juga orang tua yang mengaitkan pola PCMB ini menjadi acuan lolos tidaknya SPMB yang akan dilaksanakan pada 15 Juni 2026 mendatang.

Deni Sujana selaku orang tua Fadya Marsya, yang mendatangi kantor Disdik Jabar, menyampaikan, bahwa nilai di sistem untuk jalur non akademik Tafiz Quran yang didaftarkan melalui website PCMB Disdik Jabar, dirasa tidak sesuai dengan perhitungan manual.

“Saya datang ke Disdik untuk berkonsultasi dan klarifikasi perihal skoring anak saya yang berkurang. Padahal hafalan 3 Juz berdasarkan aturan yang ada bernilai 245, setara juara tingkat kota, itupun kalau saya mengacu pada regulasi SPMB tahun 2025, sedangkan di sistem, kalau dihitung tercantum 143,3, saya pertanyakan itu, mengapa nilainya berkurang?,” kata Deni di Disdik jabar, Selasa 9 Juni 2026.

Menurutnya, harus ada kejelasan dari Dinas Pendidikan terkait nilai tersebut. Ia mempertanyakan dasar pengurangan nilai serta dikhawatirkan akan terus berkurang seiring dengan banyaknya pendaftar SPMB yang mengisi data PCMB tersebut.

Selain Deni, banyak orang tua yang mempertanyakan penilaian yang tidak sesuai dari jalur akademik (prestasi) pun. Bahkan banyak juga orang tua yang khawatir berkurangnya nilai itu akan mempengaruhi nilai pada saat SPMB reguler nanti.

Keresahan dan kekhawatiran itu seiring dengan adanya pola baru pemetaan PCMB yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....