Kadisdik Pastikan Kesempatan Masuk SMA/SMK Masih Terbuka

  • 09 Jun 2026 12:34 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Calon murid yang belum berhasil lolos seleksi Sekolah Maung Tahun 2026 masih memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi dan jalur domisili di SMA/SMK negeri maupun Sekolah Kerja Sama (SKS). Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, Selasa 9 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa para peserta yang tidak diterima di Sekolah Maung tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran pada jalur reguler masih dibuka. "Pendaftaran dibuka pada 8 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, bertepatan dengan pengumuman hasil seleksi Sekolah Maung, dan ditutup pada pukul 24.00 WIB di hari yang sama," ujar Purwanto.

Menurutnya, calon murid yang tidak lolos masih memiliki kesempatan selama 12 jam untuk mendaftar ke sekolah tujuan melalui jalur prestasi maupun jalur domisili. "Calon murid Sekolah Maung yang tidak lolos masih memiliki waktu selama 12 jam untuk melakukan pendaftaran ke jalur reguler," tuturnya.

Terkait ketersediaan kursi pendidikan menengah, Purwanto memastikan daya tampung sekolah di Jawa Barat masih sangat memadai untuk menampung seluruh lulusan SMP/MTs sederajat.

Ia menjelaskan, total daya tampung SMA, SMK, dan MA di Jawa Barat mencapai 909.183 kursi. Jumlah tersebut melampaui total lulusan SMP/MTs sederajat yang tercatat sebanyak 826.996 siswa.

"Jumlah tersebut setara dengan 109,93 persen dari total lulusan SMP/MTs sederajat di Jawa Barat," ungkapnya.

Secara rinci, kuota yang tersedia terdiri atas 195.344 kursi di SMA negeri, 143.460 kursi di SMA swasta, 124.217 kursi di SMK negeri, 320.720 kursi di SMK swasta, 21.888 kursi di MA negeri, dan 81.936 kursi di MA swasta. Dengan komposisi tersebut, daya tampung sekolah negeri mencapai 43,9 persen dari total kuota pendidikan menengah yang tersedia di Jawa Barat.

Purwanto menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memastikan seluruh lulusan SMP/MTs sederajat tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai minat, potensi, dan pilihan masing-masing.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan seluruh lulusan SMP/MTs sederajat tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah sesuai minat, potensi, dan pilihan masing-masing," jelas Purwanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....