PT Pos Sulap Gedung Sejarah Tempat Soekarno Belajar, jadi Restoran Heritage

  • 09 Jun 2026 10:50 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Gedung yang berada di jalan Kebon Rojo nomor 10, merupakan gedung yang sudah melewati tiga zaman. Gedung ini merupakan sekolah elite tempat Soekarno belajar, yang kemudian menjadi kantor Pos.

Tiga tahun lalu PT. Pos Properti Indonesia bersama PT Ruang Kreatif Pos menyulapnya menjadi Pos Bloc Surabaya. Sebuah creative hub seluas 1,2 hektare di atas lahan eks Kantor

Pos Pusat Surabaya, tempat sejarah, budaya, kuliner, dan kreativitas bertemu dalam satu kawasan.

Hal itu dikatakan Chief Business Development & Hospitality Officer PT Pos Properti Indonesia, Endro Tjahjono, dalam keterangannya Selasa 9 Juni 2026. Menurut Endro, perjalanan Pos Bloc Surabaya selama ini membuktikan satu hal bahwa kawasan tersebut bukan sekadar properti komersial.

"Dua tahun berjalan, kami melihat sendiri bagaimana masyarakat merespons, mereka tidak hanya datang, tapi kembali lagi. Kini dengan hadirnya 10 Regentstraat, ekosistem kawasan ini semakin lengkap dan semakin dekat,” ujarnya.

Heritage dining tengah menjadi tren yang tak terbendung di kalangan masyarakat urban Indonesia. Bukan sekadar soal makanan, generasi muda kini semakin mencari pengalaman bersantap yang bermakna, misalnya ruang-ruang yang menceritakan sesuatu, yang terasa hidup, mempunyai sejarah di balik dindingnya.

Menjawab antusiasme tersebut, 10 Regentstraat kini hadir sebagai destinasi kuliner heritage di Jalan Kebon Rojo nomor 10, Pos Bloc Surabaya, dan mulai dibuka untuk umum pada 1 Mei 2026 lalu.Kehadiran 10 Regentstraatmerupakan langkah awal dari pengembangan Pos Bloc Surabaya, creative hub seluas 1,2 hektare yang PT Pos Properti Indonesia kembangkan sebagai pusat ruang publik baru di Surabaya Utara.

Restoran ini hadir sebagai anchor pertama yang akan menarik kunjungan dan menghidupkan ekosistem kawasan, sebelum fasilitas-fasilitas lain seperti hangar pertunjukan berkapasitas 1.500 orang, ruang kriya lokal, dan program edukasi sejarah turut hadir secara bertahap. Berbeda dengan restoran pada umumnya, 10 Regentstraat menghadirkan pengalaman bersantap yang unik yaitu memadukan cita rasa dengan cerita.

Bangunan berstatus cagar budaya tipe A ini sengaja disentuh seminimal mungkin yang terlihat dari jendela-jendela besar, langit-langit tinggi, dan dinding bata asli berusia ratusan tahun dibiarkan berbicara sendiri.

Penambahan hanya pencahayaan temaram yang mempertegas atmosfer tempo dulu, menciptakan suasana hangat dan intim yang tidak akan ditemukan di tempat makan mana pun. Menu yang tersaji pun dirancang sebagai perjalanan rasa yaitu persilangan budaya Nusantara

dan Belanda yang mencerminkan sejarah kota Surabaya itu sendiri.

Tersedia Bitterballen sebagai camilan klasik peninggalan kolonial, Klappertaart dengan lapisan karamel khas Belanda, Karedok dengan bumbu kacang segar khas Sunda, hingga Limun Cap Badak minuman jadul manis-asam yang membawa ingatan ke masa silam, dan masih banyak menu lainnya.

Pada peresmiannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turut hadir langsung. Sebanyak 10 Regentstraat berlokasi di Pos Bloc Surabaya, Jalan Kebon Rojo Nomor 10 mudah dijangkau, penuh cerita, dan terbuka setiap hari untuk umum.

Bagi pelaku usaha dan mitra yang tertarik menjadi bagian dari ekosistem Pos Bloc Surabaya, informasi peluang kolaborasi dapat diakses melalui info@posproperti.co.id atau WhatsApp ke +62 821-2100-3636

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....