Ketua TP PKK Subang Luncurkan Gerakan Tanam Cabai
- 08 Jun 2026 19:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang – Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Ega Anjani Reynaldy, menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan, sekaligus Launching Gerakan Tanam Cabai (GERTAM CABAI) di Aula Desa Sadawarna, Kecamatan Cibogo, Senin 8 Jubi 2026. Kegiatan ini menjadi langkah konkret PKK Subang, dalam mendukung ketahanan pangan keluarga, dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Gerakan Tanam Cabai (GERTAM CABAI) merupakan inisiasi TP PKK Kabupaten Subang, sebagai respon atas tingginya fluktuasi harga cabai di pasaran. Program ini menyasar pengurus dan kader PKK di tingkat kecamatan dan desa.
“Gerakan Tanam Cabai ini bertujuan, untuk mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga,” tegas Ny. Ega Anjani Reynaldy.
Kegiatan diikuti oleh pengurus dan kader PKK dari enam kecamatan dan desa. Wilayah yang terlibat meliputi Kecamatan Cibogo, Kecamatan Subang, Kecamatan Dawuan, Kecamatan Kalijati, Kecamatan Cijambe, dan Kecamatan Jalancagak.
“Saya mengajak seluruh pengurus dan kader, untuk terus proaktif, menjalin komunikasi yang baik, serta menjadikan pembinaan ini sebagai wadah untuk saling bertukar ilmu dan pengalaman,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Subang juga menekankan peran strategis kader PKK, sebagai ujung tombak program pemerintah di tingkat keluarga. Kader diminta aktif mengedukasi warga, dan menjadi contoh dalam pemanfaatan pekarangan.
“Mari kita bersama-sama berperan aktif mendukung program pemerintah di wilayah masing-masing,” terang Ny. Ega Anjani Reynaldy.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan bantuan bibit cabai, dan penanaman secara simbolis. Penanaman dilakukan bersama para Ketua TP PKK Kecamatan, kader PKK desa, kader PKK kecamatan, dan OPD terkait.
“Pada kesempatan kali ini juga kami melaksanakan launching Gerakan Tanam Cabai, yang bertujuan untuk mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Deni Ahmad Abdulrahman menegaskan, dampak signifikan gerakan ini, terhadap pengendalian inflasi daerah. Meski terlihat sederhana, menanam cabai di pekarangan dapat mengurangi ketergantungan pasokan dari luar.
“Gerakan tanam cabai ini memang terlihat sepele, namun sangat berpengaruh, karena kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap cabai sangat tinggi,” jelas Deni Ahmad.
Deni berharap GERTAM CABAI menjadi gerakan masif, yang dilakukan seluruh keluarga di Subang. Jika setiap rumah tangga menanam minimal 5-10 pohon cabai, gejolak harga saat musim paceklik bisa diredam.
“Semoga Gerakan Tanam Cabai ini menjadi langkah nyata, untuk menekan laju inflasi di Kabupaten Subang,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....