Farhan Optimistis Tender Pengelolaan Bandung Zoo Berjalan Lancar
- 08 Jun 2026 15:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung menunggu hasil proses pembukaan dokumen tender pengelolaan Bandung Zoo yang berlangsung pada Senin 8 Juni 2026. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku optimistis proses tersebut berjalan lancar karena pengelolaan aset strategis itu tidak boleh mengalami kegagalan.
"Dokumen masuk semuanya dan akan dibuka. Kita tunggu saja. Saya juga deg-degan. Hari ini dibuka dokumen, tinggal menunggu saja. Besok pengumumannya. Tidak boleh gagal, harus ada pemenangnya," ujar Farhan di Bandung, Senin 8 Juni 2026.
Farhan menjelaskan, apabila proses tender gagal, maka sesuai ketentuan pengelolaan kawasan tersebut dapat diambil alih oleh Kementerian Kehutanan. Karena itu, Pemkot Bandung berharap proses lelang dapat menghasilkan pengelola yang memenuhi seluruh persyaratan.
Menurutnya, nilai kerja sama pengelolaan Bandung Zoo cukup besar. Kontrak pengelolaan mencapai Rp4,6 miliar per tahun, ditambah skema bagi hasil sebesar 10 hingga 20 persen untuk Pemerintah Kota Bandung.
"Kontrak per tahunnya Rp4,6 miliar. Kemudian ada bagi hasil antara 10 sampai 20 persen untuk pemerintah kota. Sementara investasi pembangunannya 100 persen ditanggung oleh pemenang tender," katanya.
Ia menambahkan, besaran nilai investasi tersebut telah melalui perhitungan dan kajian yang melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Kementerian Keuangan guna memastikan pemanfaatan aset daerah berjalan optimal.
Terkait perizinan, Farhan menjelaskan bahwa kewenangan pengelolaan satwa berada di bawah pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan. Oleh karena itu, pemenang tender nantinya juga harus memenuhi berbagai persyaratan administrasi yang telah menjadi bagian dari proses lelang.
"Salah satunya adalah izin lembaga konservasi ex-situ yang di dalamnya terdapat kewajiban pelepasliaran satwa. Selain itu juga harus memenuhi persyaratan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)," ujarnya.
Mengenai kemungkinan perubahan tarif masuk Bandung Zoo setelah dikelola pihak baru, Farhan belum dapat memberikan komentar. Namun ia menilai setiap pengelola memiliki strategi bisnis masing-masing.
"Saya belum bisa komentar soal itu. Kalau naik pun bagaimana, saya belum tahu. Beberapa taman margasatwa sekarang rata-rata tarifnya sudah di atas Rp100 ribu. Masing-masing punya caranya sendiri. Saya juga kurang tahu bisnisnya seperti apa," katanya.
Farhan berharap seluruh tahapan tender dapat berjalan lancar sehingga pengelolaan Bandung Zoo ke depan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya konservasi satwa.
"Doakan mudah-mudahan lancar," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....