PNM Tanam 29.000 Pohon, Dorong Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Komunitas

  • 05 Jun 2026 20:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperluas makna pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Tidak hanya berfokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera, PNM kini juga memperkuat kontribusinya dalam pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon secara serentak di seluruh Indonesia.

PNM Peduli tersebut diwujudkan dengan penanaman sedikitnya 29.000 bibit pohon di 58 cabang PNM. Masing-masing cabang menanam minimal 500 pohon sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya penanganan perubahan iklim dan perlindungan ekosistem daratan.

Salah satu kegiatan penanaman pohon berlangsung di kawasan PPTK Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Sebanyak 500 bibit pohon endemik ditanam di kawasan Perkemahan Cangkuang Gambung yang dinilai memiliki fungsi penting sebagai kawasan konservasi dan edukasi lingkungan.

Gerakan penghijauan ini merupakan kelanjutan dari kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E yang sebelumnya berhasil menghimpun 20 ton pakaian layak pakai dari insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan distribusi buku bacaan untuk mendukung peningkatan literasi.

Selain itu, semangat pemberdayaan juga diwujudkan melalui program PNM Mengajar yang telah menjangkau 58 sekolah menengah kejuruan (SMK) dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui berbagai inisiatif tersebut, PNM berupaya menghadirkan dampak yang lebih luas, tidak hanya dalam aspek ekonomi tetapi juga pendidikan dan lingkungan.

Ketua Yayasan Panata Giri Raharja, Eyang Memed, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PNM dalam mendukung pelestarian alam melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan Gambung.

"Kami berterima kasih kepada PNM Cabang Bandung yang sudah berkontribusi untuk melestarikan alam. Kami tanam 500 bibit pohon endemik yang penanamannya disesuaikan dengan habitat pohon itu sendiri. Sebanyak 500 bibit pohon ini kami tanam di Kawasan Perkemahan Cangkuang Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu," ujar Eyang Memed, Kamis 4 Juni 2026.

Menurutnya, keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan pada proses penanaman, tetapi juga pemeliharaan dan pemantauan pertumbuhan pohon setelah ditanam.

"Saya berharap PNM bukan hanya berkontribusi menanam saja, namun juga PNM dapat memonitoring pohon yang sudah ditanam agar PNM mengetahui pertumbuhan tanaman itu sendiri," katanya.

Eyang Memed juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kelestarian lingkungan sebagai investasi bagi generasi mendatang. "Untuk selalu menjaga alam agar alam menjaga kita. Salam hutan lestari, hutan luar biasa," tambahnya.

Melalui rangkaian program sosial, pendidikan, dan lingkungan tersebut, PNM berharap manfaat yang dihadirkan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat, tetapi juga membuka akses pengetahuan yang lebih luas serta memperkuat semangat pemberdayaan di tingkat akar rumput.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....