Bupati Bandung Minta ASN Kuasai Teknologi, termasuk SPIP

  • 05 Jun 2026 17:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan (SPIP) sebagai langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari korupsi. Melalui penguatan fungsi pengawasan oleh Inspektorat, SPIP dioptimalkan sebagai instrumen mitigasi risiko dalam pengelolaan anggaran maupun pelaksanaan program pemerintahan.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna menekankan bahwa SPIP harus dipahami oleh ASN. Yaitu sebagai instrumen pencegahan yang mampu menjaga integritas aparatur pemerintah.

Dengan pengendalian yang baik, setiap proses pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program dapat berjalan sesuai regulasi. Sehingga itu meminimalkan potensi terjadinya penyimpangan maupun tindak pidana korupsi.

"SPIP ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah melalui inspektorat untuk terus menjaga integritas ASN. Jadi ini penting kita pahami kuasai bersama," jelasnya, Jumat 5 Juni 2026.

Menurutnya, aparatur pemerintah juga perlu memiliki pemahaman regulasi yang komprehensif dan dinamis agar mampu menjalankan tugas secara efektif. Itu termasuk ketika aturan memberikan ruang percepatan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Karena itu, KDS mengingatkan seluruh ASN untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Itu agar mampu menjawab tantangan pemerintahan yang semakin kompleks di era digital.

"Jangan sampai kita merasa cukup terus kita tidak pernah membaca, tidak tahu tentang regulasi. Kualitasnya tidak akan mumpuni. Kita harus terus meningkatkan kualitas diri melalui proses belajar yang berkelanjutan," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....