Kasad: Tangani Masalah Sampah dengan Penggunaan Teknologi Berkelanjutan
- 05 Jun 2026 16:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kasad Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap penanganan sampah. TNI AD bersama para pemangku kepentingan akan mendorong pengelolaan sampah lama di Sarimukti melalui teknologi 'waste to fuel' tanpa membebani APBD.
Selain itu, Kasad juga mendorong adanya kajian ilmiah terkait penggunaan teknologi pengolahan sampah. Itu termasuk potensi dampak lingkungan yang perlu diantisipasi agar solusi yang diterapkan tetap aman dan berkelanjutan.
"Persoalan sampah tidak dapat terus bergantung pada Sarimukti yang saat ini mengalami kelebihan kapasitas. Karena itu, pemerintah kabupaten dan kota didorong untuk memperkuat penyelesaian sampah dari sumbernya melalui pengolahan di tingkat desa, kelurahan, dan kawasan permukiman," ungkap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), Jumat 5 Juni 2026.
KDM juga mendorong penyusunan peta jalan pengelolaan sampah dan penyediaan air bersih secara terpadu. Yaitu antara pemerintah daerah dan jajaran TNI AD sebagai bagian dari penguatan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.
Untuk Kabupaten Bandung sendiri, saat ini memproduksi sekitar 1.800 hingga 1.820 sampah per hari. Dari total produksi tersebut, kuota pembuangan ke TPA Sarimukti sangat terbatas hanya sekitar 280 per hari, sehingga wilayah ini kerap menghadapi lonjakan tumpukan di tempat penampungan sementara (TPS).
TPS yang alami penumpukan sampah seperti di Pasar Baleendah dan kawasan Soreang. Untuk mengatasi volume sampah yang membeludak, Pemerintah Kabupaten Bandung mengedepankan sejumlah kebijakan dan fasilitas pengelolaan strategis.
Lalu untuk informasi lebih lanjut mengenai tata cara penyetoran sampah terpilah atau titik lokasi bank sampah terdekat di wilayah tertentu, masyarakat dapat memantau perkembangan dan layanan pengaduan melalui Instagram Resmi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung. Atau di laman resmi lainnya dibawah Pemkab. Bandung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....