Kabupaten Bandung Perkuat Kolaborasi dengan TNI dan Pemprov
- 05 Jun 2026 15:11 WIB
- Bandung
RRI.FO.ID, Bandung — Persoalan sampah yang semakin kompleks, termasuk kondisi Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir (TPPA) Sarimukti yang telah melebihi kapasitas, mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat berbagai langkah penanganan sampah. Itu sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah pusat, TNI AD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan seluruh elemen masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Masalah Sampah dan Mitigasi Dampak Kemarau Panjang bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dan hadir pula Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Kamis 4 Juni 2026.
Dalam forum tersebut, Dadang Supriatna memaparkan berbagai upaya yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui program Bandung Bedas Bersih Sampah (BBBS). Termasuk juga gerakan korve massal di seluruh kecamatan, pengembangan pengelolaan sampah berbasis sumber, optimalisasi bank sampah, peningkatan kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga penguatan edukasi masyarakat untuk mengurangi dan memilah sampah sejak dari rumah tangga.
Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui pembangunan infrastruktur dan kebijakan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar pengurangan dan pengelolaan sampah dapat berjalan efektif sejak dari sumbernya.
"Penanganan sampah harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah terus memperkuat infrastruktur dan kebijakan, tetapi keberhasilannya sangat ditentukan oleh kesadaran masyarakat untuk mengurangi, memilah, dan mengelola sampah sejak dari sumbernya. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujar bupati yang akrab disapa KDS tersebut.
KDS menyambut baik komitmen TNI AD yang akan turut berperan dalam upaya penyelesaian persoalan sampah di Jawa Barat, khususnya terkait penanganan timbulan sampah di Sarimukti. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak akan mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Kasad Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap penanganan sampah. TNI AD bersama para pemangku kepentingan akan mendorong pengelolaan sampah lama di Sarimukti melalui teknologi 'waste to fuel' tanpa membebani APBD, serta mendukung pengelolaan sampah baru yang berpotensi dikembangkan menjadi sumber energi melalui fasilitas pengolahan yang memadai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....