Pemkab Apresiasi Wahegar Dukung Pemberdayaan Perempuan
- 05 Jun 2026 14:19 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Mewakili Pemerintah Kabupaten Garut, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Iwa Kartiwa, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Wanita Hebat Garut (Wahegar) selama empat tahun dalam mendukung pemberdayaan perempuan di Kabupaten Garut.
"Saya berharap Wahegar dapat terus menjadi organisasi yang adaptif, terhadap perkembangan jaman, mampu bersinergi dengan berbagai pihak serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat di Kabupaten Garut," kata Iwa disela Milad ke-4 Wahegar di Pendopo Garut, Jumat, 5 Juni 2026.
Peringatan milad tahun ini mengangkat tema kebaya melalui ajang fashion show yang didedikasikan untuk mengenang sosok Raden Ayu Lasminingrat, tokoh perempuan asal Garut yang dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan dan pendidikan di Indonesia.Ketua Wahegar, Susi Sabion, menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan mengingatkan masyarakat akan peran besar perempuan Garut dalam sejarah perjuangan bangsa, khususnya melalui sosok Raden Ayu Lasminingrat.
"Kami mengangkat kebaya fashion show lomba kebaya Raden ayu Lasminingrat. Tujuannya apa? Ternyata di Garut sebelum kami ada disini wanita-wanita hebat, ada yang hebat dulu yaitu Raden Ayu Lasminingrat. Beliau pelaku emansipasi wanita, kesetaraan gender dan beliau di bidang pendidikan sehingga bisa mencerdaskan anak-anak bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Milad ke-4 Wahegar, Ani Suhartini, menyampaikan bahwa kebaya dipilih sebagai simbol identitas, martabat, dan kekuatan perempuan. "Kebaya bagi kami adalah bagi wanita Garut, bukan sekedar kain yang menutup tubuh. Kebaya adalah mahkota, kebaya adalah identitas, kebaya adalah simbol martabat, kebaya adalah kekuatan,"tuturnya.
Ani mengajak perempuan Garut untuk terus berperan aktif dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam pelestarian budaya daerah. "Kita adalah ibu, kita adalah pendidik, kita adalah pewaris budaya, kita wajib ikut berperan aktif memajukan kebudayaan," ujarnya.
Peringatan Milad ke-4 Wahegar menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pelestarian budaya sekaligus mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang berdaya, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....