Rakyat Bergerak, BALAD KBB Gelar Istighasah Qubro untuk KBB
- 04 Jun 2026 13:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat - Kepedulian terhadap kondisi moral dan tata kelola birokrasi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendorong Forum Masyarakat Peduli Bandung Barat yang tergabung dalam Komunitas BALAD KBB menggelar gerakan moral dan spiritual bertajuk “Istighasah Qubro & Doa Bersama”.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Bandung Barat. Acara ini terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap masa depan daerah.
Koordinator Lapangan BALAD KBB, Hasanul Fikri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan Bandung Barat tetap berdiri di atas nilai-nilai integritas, moralitas, dan keadilan.
Menurutnya, menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19, masyarakat berharap daerah yang dibangun melalui perjuangan para pendiri dan tokoh terdahulu tidak tercoreng oleh berbagai persoalan yang dinilai mencederai etika serta kepercayaan publik.
“Aksi ini adalah bentuk ‘Rakyat Menggugat, Hukum Tuhan Mengikat’. Kami hadir bukan karena kebencian, melainkan karena rasa cinta. Kami ingin mengetuk pintu langit agar Bandung Barat diselamatkan dari krisis moralitas pejabatnya. Ketika hukum manusia mulai bermain mata dengan alasan prosedur, maka kami serahkan keadilan ini kepada hukum Tuhan,” imbuh Fikri, Kamis 4 Juni 2026.
Ia menegaskan, gerakan tersebut bukan semata-mata bentuk kritik, melainkan ikhtiar bersama untuk mengingatkan pentingnya menjaga nilai moral dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam pelaksanaannya, Istighasah Qubro akan diisi dengan zikir dan doa bersama, penyampaian pesan-pesan moral, serta penyerahan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
BALAD KBB juga mendorong adanya langkah-langkah perbaikan dan penguatan pengawasan internal di lingkungan birokrasi, termasuk peningkatan profesionalisme serta akuntabilitas lembaga yang berwenang menangani persoalan kepegawaian dan pengawasan aparatur.
Selain itu, mereka meminta agar seluruh proses penanganan berbagai persoalan yang berkembang dilakukan secara adil, transparan, dan tidak menimbulkan tekanan terhadap pihak-pihak yang menyampaikan laporan atau aspirasi.
Komunitas BALAD KBB mengajak para ulama, tokoh masyarakat, kalangan pemuda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta warga Bandung Barat untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami berharap masyarakat dapat bersatu dalam doa dan kepedulian. Bandung Barat membutuhkan dukungan seluruh warganya agar tetap menjadi daerah yang bermartabat, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,” pungkas Fikri.
Panitia mengimbau seluruh peserta yang hadir untuk menjaga ketertiban, kedamaian, serta menghormati nilai-nilai spiritual yang menjadi esensi utama kegiatan doa bersama tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....