Penerima PKH di Cianjur Berkurang, Ini Penyebabnya

  • 03 Jun 2026 21:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Cianjur pada tahun 2026 mengalami pengurangan dibanding tahun sebelumnya. Plt. Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Handika Firdaus mengatakan, jumlah penerima PKH pada tahun 2026 tercatat sebanyak 98.081 keluarga penerima manfaat (KPM).

“Penerima PKH di tahun 2026 jumlahnya 98.081, penerima PKH di tahun sekarang ada pengurangan dari tahun sebelumnya. Intinya berkurang,” kata Handika, Rabu 3 Juni 2026.

Ia menambahkan untuk jumlah pasti pengurangan maupun persentasenya harus melihat data terlebih dahulu secara rinci.

Selain itu berkurangnya penerima PKH disebabkan beberapa faktor, salah satunya adanya graduasi desil.

Maka terdapat perubahan kebijakan dari pemerintah pusat terkait kriteria penerima bantuan sosial tersebut.

“Penyebab berkurang penerima PKH ada graduasi desil yang pertama salah satunya itu, terus ada peraturan pemerintah pusat juga yang berkaitan dengan penerima PKH itu yang asalnya desil 1 sampai 4, sekarang sampai desil tiga,”ujarnya.

Lebih jauhnya Handika menjelaskan, masyarakat yang sebelumnya menerima PKH namun pada tahun ini tidak lagi mendapatkan bantuan, umumnya tidak menerima sosialisasi terlebih dahulu. Sebab, program dan data penerima bantuan atau by name by address (BNBA) sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat.

“Untuk yang misal di tahun sebelumnya dapat PKH, terus tahun ini tidak dapat itu tidak ada sosialisasi dulu, karena ini program dari pemerintah pusat untuk BNBA-nya biasanya tidak tersosialisasikan, ketahuannya ketika temponya harusnya mereka dapat tiba-tiba tidak dapat,” katanya.

Dia menyarankan masyarakat yang tidak lagi menerima bantuan PKH untuk melakukan pengecekan melalui pemerintah desa maupun pendamping PKH setempat.

“Mereka nanti bisa kroscek ke desa, kemudian pendamping PKH. Jadi yang tidak dapat kemungkinan ekonominya sudah membaik,”pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....