Ajang Unjuk Bakat, Ratusan Peserta Didik PKBM Cimahi Meriahkan Pesdiktara 2026
- 03 Jun 2026 20:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Ratusan peserta didik dari 16 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kota Cimahi memadati kawasan Alam Wisata Cimahi dalam Gebyar Pesta Pendidikan Kesetaraan (Pesdiktara) 2026, Selasa 2 Juni 2026.
Kegiatan tahunan yang memasuki tahun keempat penyelenggaraan ini menjadi wadah bagi peserta didik pendidikan kesetaraan untuk menampilkan potensi dan kreativitas yang dimiliki.
Pesdiktara menghadirkan berbagai perlombaan dan pertunjukan yang melibatkan peserta Paket A, Paket B, dan Paket C.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dirancang untuk membangun rasa percaya diri serta memperluas pengalaman sosial para peserta didik.
Pelaksanaan Pesdiktara tahun ini berlangsung berbeda dibandingkan tahun sebelumnya karena mengandalkan semangat gotong royong antar-PKBM. Keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi membuat penyelenggara mengoptimalkan dukungan swadaya agar kegiatan tetap terlaksana.
Ketua Pelaksana Gebyar Pesdiktara 2026, Ahmad Daud mengatakan meski digelar dengan sumber daya yang terbatas, antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Semangat belajar dan berkarya para siswa pendidikan kesetaraan tetap terjaga meskipun dukungan pendanaan mengalami penyesuaian.
"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan bentuk ekspresi nyata para siswa Paket A, B, dan C dalam memamerkan potensi yang selama ini terpendam," kata Ahmad.
Menurut Ahmad, sebagian besar peserta didik PKBM berasal dari latar belakang putus sekolah dan keluarga kurang mampu. Tidak sedikit di antara mereka yang pernah kehilangan kepercayaan diri karena merasa tersisih dari lingkungan pendidikan formal.
Melalui perlombaan futsal, seni vokal, tari, hingga cerdas cermat, para peserta didorong untuk berani tampil dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan sosial, kemampuan akademik, serta bakat nonakademik yang dimiliki peserta.
"Kebanyakan anak-anak ini bersifat introver dan mengurung diri. Di sekolah formal mungkin mereka merasa tidak nyaman atau tertinggal. Di sini, kami buktikan bahwa mereka punya kemampuan," ujarnya.
Tahun ini tercatat sebanyak 23 PKBM aktif di Kota Cimahi dengan 16 lembaga berpartisipasi langsung dalam kegiatan. Cabang olahraga futsal menjadi kompetisi yang paling diminati dengan melibatkan 16 tim dari berbagai PKBM.
Panitia juga memberikan kesempatan lebih besar kepada peserta pemula untuk tampil dan berkompetisi. Langkah tersebut dilakukan agar lebih banyak siswa dapat merasakan pengalaman memperoleh penghargaan dan pengakuan atas usaha yang telah dilakukan.
"Anak-anak yang belum pernah merasakan kemenangan atau penghargaan perlu diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya dan memperoleh pengalaman berharga," ucapnya.
Ahmad berharap Pesdiktara dapat terus berkembang menjadi kegiatan yang lebih profesional dengan dukungan yang lebih luas dari berbagai pihak. Keterlibatan pemerintah daerah dan sektor swasta dinilai penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperluas manfaat bagi peserta didik.
"Kami bersyukur kegiatan ini tetap berjalan berkat gotong royong. Ke depan, kami ingin persiapan lebih matang, dukungan lebih besar, dan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik." jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....