Dinsos Bandung Gencarkan Penjangkauan PPKS dan Sasar 100 Orang Setiap Operasi
- 02 Jun 2026 12:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung terus menggencarkan upaya penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui kegiatan penjangkauan yang dilakukan secara rutin dan terpadu. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan keberadaan PPKS di jalanan sekaligus mendukung program penataan dan beautifikasi kawasan kota.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, mengatakan penanganan PPKS dilakukan dari sisi hulu maupun hilir. Pada tahap hulu, Dinsos bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait secara berkala melaksanakan penjangkauan gabungan di berbagai ruas jalan protokol Kota Bandung.
"PPKS terus kami gencarkan untuk penjangkauannya. Kami berupaya mengejar penanganan dari hulu dan hilir. Hulunya adalah melakukan penjangkauan secara massal dan masif bersama dinas-dinas terkait. Kami menyisir jalan-jalan protokol yang juga beririsan dengan program beautifikasi 17 ruas jalan yang menjadi perhatian Pak Wali Kota," ujar Yorisa, Selasa 2 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan penjangkauan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Selain itu, operasi juga ditingkatkan menjelang momen-momen tertentu seperti perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), libur panjang, maupun menjelang Hari Raya Idulfitri.
"Kami berkoordinasi untuk melakukan penjangkauan minimal sebulan sekali. Kemudian ditambah pada momentum tertentu seperti Nataru, libur panjang, dan menjelang Lebaran," katanya.
Dalam setiap kegiatan penjangkauan, petugas biasanya berhasil menjangkau sekitar 90 hingga 100 PPKS yang berada di jalanan. Selanjutnya mereka dibawa ke kantor Dinsos untuk menjalani proses asesmen dan pendataan.
"Hasil asesmen menunjukkan sekitar 20 persen dari mereka merupakan warga Kota Bandung. Sementara sisanya berasal dari luar Kota Bandung," ungkapnya.
Ia menjelaskan, bagi PPKS yang berasal dari luar daerah, Dinsos akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah asal untuk proses pemulangan dan pembinaan. Langkah tersebut dilakukan agar mereka tidak kembali lagi ke jalanan.
Selain operasi rutin, Dinsos juga melibatkan aparatur kewilayahan serta tim kesejahteraan sosial di tingkat kelurahan untuk melakukan pemantauan dan penjangkauan secara berkelanjutan.
"Kami tidak hanya mengandalkan program penjangkauan bulanan, tetapi juga meminta kewilayahan dan tim yang ada di kelurahan untuk terus melakukan monitoring dan penjangkauan," ujarnya.
Yorisa mengakui keberadaan PPKS di jalanan masih ditemukan di sejumlah titik. Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus mengurangi ruang gerak aktivitas tersebut melalui berbagai upaya penanganan dan edukasi kepada masyarakat.
"Kami berharap sedikit demi sedikit tidak memberikan ruang bagi PPKS untuk mencari uang di jalan. Kami juga terus mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang secara langsung di jalan, melainkan menyalurkannya melalui lembaga-lembaga yang resmi dan legal," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....