Farhan Soroti Hilangnya Tujuh Motor di Tritan Point saat Konser Musik

  • 01 Jun 2026 19:59 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti kasus hilangnya tujuh unit sepeda motor saat berlangsungnya acara musik di Tritan Point, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, pada Sabtu 30 Mei 2026 hingga Minggu 31 Mei 2026.

‎Farhan menegaskan, keamanan kendaraan di area parkir pada prinsipnya merupakan tanggung jawab pihak pengelola parkir. Meski demikian, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan.

‎"Masalah perparkiran bagaimanapun juga memang menjadi tanggung jawab para pengelola. Tapi kami selalu mengimbau para pengguna sepeda motor agar menggunakan kunci ganda," ujar Farhan, Senin 1 Juni 2026.

‎Menurutnya, kasus kehilangan kendaraan sering kali terjadi karena pemilik kendaraan terburu-buru sehingga tidak mengunci motornya secara maksimal. Oleh karena itu, penggunaan kunci ganda dinilai sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko pencurian.



‎Farhan juga mengingatkan para pengelola parkir agar tidak hanya berfokus pada penarikan retribusi atau biaya parkir, tetapi turut memastikan keamanan kendaraan yang dititipkan oleh pengunjung selama berada di lokasi.

‎"Jangan cuma mengutip biaya parkir, tapi tidak melakukan pengamanan. Sebagai pengguna motor, kita percaya ketika memarkirkan kendaraan di tempat parkir, motor itu aman dan dijaga karena ada biaya yang dibayarkan," katanya.

‎Terkait penanganan kasus tersebut, Farhan memastikan Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan aparat keamanan guna membantu proses pengungkapan pelaku pencurian kendaraan bermotor.

‎"Dishub tentu akan membantu menghubungkan dengan aparat keamanan untuk memastikan para pelaku pencurian bisa ditangani oleh kepolisian," ujarnya.

‎Selain itu, Farhan menyinggung penerapan sistem parkir digital di Kota Bandung yang hingga kini belum berjalan sepenuhnya. Menurutnya, masih banyak lokasi kegiatan yang menggunakan pengelola parkir insidentil, terutama di tempat-tempat yang tidak setiap hari menggelar acara.

‎Ia mencontohkan kawasan Tritan Point yang hanya ramai pada saat penyelenggaraan kegiatan tertentu, sehingga pengelolaan parkir dilakukan secara sementara atau insidentil.

‎"Kalau Tritan Point kan acaranya tidak setiap hari, sehingga pengelola parkirnya insidentil. Jadi kami masih bekerja sama dengan para pengelola parkir insidentil tersebut," tandasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....