Polisi Selidiki Laporan Tujuh Pengunjung Konser di Tritan Point Kehilangan Motor
- 01 Jun 2026 16:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Sejumlah tujuh pengunjung konser yang digelar di Tritan Point, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, melaporkan kehilangan sepeda motornya pada Sabtu 30 Mei 2026. Seluruh korban memarkirkan kendaraannya di area parkir resmi yang disediakan oleh penyelenggara.
Salah seorang korban, Najhan Muzakki (23), mengatakan setiap pengunjung yang memarkirkan kendaraan di lokasi tersebut diberikan tiket parkir dari petugas. Namun saat acara usai dan hendak pulang, kendaraan miliknya bersama enam motor lainnya raib dari area parkir.
"Semua korban parkir di tempat resmi yang disediakan pihak acara dan mendapatkan tiket parkir. Saat akan keluar, motor kami sudah tidak ada," ujar Najhan saat dihubungi, Senin 1 Mei 2026.
Najhan mengaku kunci motornya sempat tertinggal di kendaraan. Meski demikian, ia berpendapat petugas parkir tetap memiliki kewajiban mengawasi kendaraan yang berada di lokasi resmi.
Selain itu, ia menyoroti minimnya pengawasan kendaraan saat keluar dari area konser. Menurutnya, tidak terlihat petugas parkir yang berjaga ketika pengunjung meninggalkan lokasi.
Setelah menyadari motornya hilang, Najhan bersama korban lainnya melapor ke pos polisi yang berada di sekitar lokasi acara. Di sana, mereka menemukan sejumlah sepeda motor yang sebelumnya diamankan petugas karena tidak dikunci stang, namun kendaraan milik ketujuh korban tidak termasuk di dalamnya.
Mereka kemudian diarahkan ke Polsek Panyileukan untuk membuat laporan kehilangan. Hingga kini, proses pencarian kendaraan juga masih berlangsung.
Najhan juga mengungkapkan salah satu korban sempat melacak keberadaan motornya menggunakan perangkat GPS sehari setelah kejadian. Namun ketika lokasi yang terdeteksi didatangi, kendaraan tersebut tak ditemukan.
"Kami sempat meminta pendampingan petugas setelah mendapatkan titik lokasi GPS. Namun saat lokasi itu didatangi beberapa waktu kemudian, motornya sudah tidak ada," katanya.
Ia menambahkan, para korban berencana mengajukan mediasi yang melibatkan kepolisian, pengelola parkir, penyelenggara acara, dan pihak korban guna mencari kejelasan terkait hilangnya kendaraan di area parkir resmi tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Panyileukan AKP Bambang Haryono membenarkan adanya laporan kehilangan sepeda motor dari sejumlah pengunjung konser. Hingga saat ini, polisi telah menerima tujuh laporan polisi terkait kasus tersebut.
"Korban sudah membuat laporan, total ada tujuh laporan polisi," ujarnya, Senin 1 Juni 2026.
Bambang menjelaskan, hasil pendataan sementara menunjukkan sebagian kendaraan yang hilang diketahui tidak dalam kondisi terkunci stang. Bahkan beberapa di antaranya masih menyisakan kunci pada kendaraan.
Menurutnya, penyelidikan masih terus dilakukan untuk menelusuri keberadaan kendaraan yang hilang. Polisi saat ini tengah melakukan pemetaan dan pelacakan terhadap motor-motor tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan memetakan keberadaan kendaraan yang hilang," katanya.
Ia menambahkan, selama konser berlangsung petugas juga mengamankan puluhan sepeda motor yang ditemukan dalam kondisi tidak terkunci stang atau masih terdapat kunci yang menggantung. Kendaraan tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi yang lebih aman sebagai langkah antisipasi.
"Pada hari pertama sekitar 90 motor kami amankan, sedangkan hari kedua sekitar 60 hingga 70 motor. Untuk tujuh kendaraan yang dilaporkan hilang, anggota masih bergerak di lapangan melakukan penyelidikan," kata Bambang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....