KCIC Ingatkan Penumpang Gunakan Fasilitas Pengisian Daya Secara Bijak

  • 31 Mei 2026 17:57 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Fasilitas pengisian daya perangkat elektronik menjadi salah satu layanan yang banyak dimanfaatkan penumpang Kereta Cepat Whoosh, terutama saat periode libur panjang ketika mobilitas masyarakat meningkat. Untuk itu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau penumpang menggunakan fasilitas tersebut secara aman dan bertanggung jawab.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, stop kontak tersedia di area ruang tunggu stasiun maupun di dalam kereta untuk mendukung kebutuhan penumpang selama perjalanan.

Menurutnya, fasilitas tersebut dapat digunakan untuk mengisi daya berbagai perangkat elektronik pribadi seperti telepon genggam, laptop, tablet, hingga power bank dengan kebutuhan daya yang wajar.

"Whoosh menyediakan berbagai fasilitas pendukung kebutuhan perjalanan penumpang, salah satunya layanan pengisian daya atau stop kontak di area ruang tunggu stasiun maupun di dalam kereta untuk berbagai perangkat penumpang," ujar Eva, dalam keterangannya, Sabtu 30 Mei 2026.

KCIC menegaskan penggunaan fasilitas pengisian daya diperbolehkan selama tidak mengganggu keselamatan, operasional perjalanan, maupun kenyamanan penumpang lainnya. Karena itu, penumpang diimbau untuk tidak menggunakan terminal listrik tambahan, perangkat berdaya besar, maupun perangkat yang telah dimodifikasi.

Selain itu, KCIC juga mengingatkan agar penumpang tidak meninggalkan perangkat elektronik yang sedang diisi daya tanpa pengawasan.

"Fasilitas stop kontak di stasiun dan Whoosh disediakan untuk mendukung kebutuhan perangkat pribadi penumpang selama perjalanan. Kami mengajak seluruh penumpang untuk menggunakan fasilitas pengisian daya secara bijak dan saling menghormati sesama pengguna," katanya.

KCIC mencatat peningkatan volume penumpang Kereta Cepat Whoosh pada momen long weekend yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Hingga Sabtu (30/5/2026) pukul 10.00 WIB, penjualan tiket Whoosh telah mencapai sekitar 12 ribu tiket dan diprediksi akan mencapai sekitar 20 ribu penumpang hingga akhir hari.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 15% dibandingkan volume penumpang pada hari biasa. Tingginya minat perjalanan juga terlihat dari okupansi keberangkatan dari Stasiun Halim, dimana jadwal keberangkatan pukul 07.00 hingga 12.00 WIB telah mencatat okupansi di atas 80 persen. Peningkatan volume penumpang didominasi perjalanan dari Jakarta menuju Bandung untuk berlibur

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....