Diduga Semprotkan Pembasmi,Padi Mengering

  • 30 Mei 2026 18:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Para petani Warga Kampung Pasirhapa, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang dibuat geram setelah tanaman padi yang baru ditanam mendadak mengering.

Mengeringnya tanaman padi diduga akibat disemprot cairan pembasmi rumput oleh orang tak dikenal.

‎Namun peristiwa tersebut sempat terekam video warga dan beredar luas di media sosial, saat itu terlihat sejumlah warga menangkap seorang pria yang diduga melakukan penyemprotan cairan pembasmi rumput di area pesawahan milik para penggarap.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan sawah yang digarap warga dari sejumlah kampung di Desa Cibiuk, yaitu Kampung Pasirhapa, Sengkong, Pasirsingkup, Pasirsembung, Pasirjeruk, Kepuh dan kampung lainnya, merupakan lahan milik PT PYI dengan luas mencapai lebih dari 200 hektare. Dari total lahan tersebut, sekitar 45 hektare saat ini ditanami padi oleh warga penggarap.


‎Namun, sekitar dua hektare tanaman padi yang baru ditanam dilaporkan mengering setelah diduga disemprot cairan pembasmi rumput.

‎Warga menyebut pelaku penyemprotan tidak dikenal. Akan tetapi, saat kejadian disebut terlihat salah seorang oknum humas perusahaan berinisial Y berada di lokasi dan mengawasi dari kejauhan bersama beberapa orang lainnya.

‎Salah seorang penggarap, Ade Munajat, mengatakan warga sebenarnya tidak mempermasalahkan apabila pihak perusahaan hendak mengambil kembali lahan tersebut. Namun menurutnya, tindakan penyemprotan tanpa pemberitahuan dinilai merugikan para petani.

‎“Kalau tidak kepergok mungkin seluruh tanaman padi itu akan habis disemprot. Tapi keburu diketahui warga dan para penggarap langsung berdatangan hingga pelaku kabur. Kami hanya bisa mengamankan alat semprot, ember, beberapa botol obat pembasmi rumput dan alat lainnya,”Kata Ade, Sabtu 29 Mei 2026

‎Ia menambahkan, warga meminta agar segala bentuk pengelolaan lahan dilakukan sesuai kesepakatan dan perjanjian yang pernah dibuat sebelumnya antara penggarap dengan pihak perusahaan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....