Video Viral Pocong Bersenjata di KBB Dipastikan Hoaks, Polisi Sebut Hanya Rekayasa
- 26 Mei 2026 10:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Video viral yang memperlihatkan sosok pocong membawa senjata tajam dan meneror warga di Kabupaten Bandung Barat dipastikan merupakan rekayasa atau hoaks. Kepolisian menyatakan video yang sempat meresahkan masyarakat itu dibuat hanya untuk konten dan bukan aksi kriminal nyata.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan pihak kepolisian telah melakukan investigasi dan penelusuran terkait video viral tersebut. Penelusuran dilakukan bersama jajaran Reskrim Polsek Padalarang dan anggota Bhabinkamtibmas di lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara.
“Jadi video itu hanya rekayasa, video itu hasil editan beberapa remaja,” ujar Iptu Gofur saat dikonfirmasi, Selasa 26 Mei 2026.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah remaja yang mengakui terlibat dalam pembuatan video tersebut. Mereka menyatakan video dibuat sebagai konten editan dan tidak bermaksud menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Para remaja itu juga sudah meminta maaf karena video tersebut menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” kata Iptu Gofur.
Polisi menyebut video itu tersebar luas tanpa sepengetahuan para pembuatnya. Meski demikian, kepolisian tetap memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan video sosok berpakaian pocong sambil membawa senjata tajam jenis golok. Sosok tersebut tampak berjalan di jalanan hingga mengetuk pintu rumah warga pada malam hari.
Berdasarkan narasi yang beredar, aksi itu disebut terjadi di Jalan Babakan Garut, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (24/5/2026). Pelaku dalam video disebut sengaja menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti warga sebelum merampas barang berharga milik korban.
Kabar tersebut dengan cepat menyebar melalui grup WhatsApp, Facebook, Instagram, hingga TikTok. Kondisi itu sempat memicu keresahan warga karena muncul berbagai pesan berantai yang memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap aksi begal berkostum pocong.
Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan berasal dari akun media sosial @Amoyy Oktavianti. Dalam unggahan itu terdapat pesan berbahasa Sunda yang mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap dugaan begal menyerupai pocong di wilayah Bandung Barat.
“Kade hati-hati ah ayeuna mah mun aya nu gedor gedor teh begal menyerupai pocong tos dugi ka Bandung Barat,” tulis unggahan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....