DKPP Kota Bandung; Harga Cabai Naik jelang Iduladha
- 25 Mei 2026 19:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, sejumlah harga kebutuhan pokok di Kota Bandung mengalami kenaikan, terutama pada komoditas cabai. Meski demikian, Pemerintah Kota Bandung memastikan kondisi harga masih dalam batas wajar dan stok pangan tetap aman tersedia untuk masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginjar menyebutkan, kenaikan paling terasa terjadi pada cabai merah dan cabai rawit merah. Harga cabai rawit yang biasanya berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, kini naik hingga sekitar Rp62 ribu per kilogram.
“Beberapa komoditas memang sedikit naik seperti cabai merah dan cabai rawit merah. Tapi itu biasa terjadi menjelang hari besar keagamaan. Sampai saat ini masih dalam kendali dan belum ada kekurangan stok,” ujar Gin Gin, Senin 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, harga cabai sejatinya sangat fluktuatif dan bisa berubah dalam waktu singkat. Bahkan sebelumnya harga cabai pernah menembus Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram di beberapa daerah.
“Kalau sekarang masih sekitar Rp60 ribuan. Memang ada kenaikan, tapi masih wajarlah. Biasanya menjelang hari raya bisa naik sampai Rp70 ribu atau Rp80 ribu,” katanya.
Menurutnya, kenaikan harga jelang Iduladha tidak sebesar saat Idulfitri karena tingkat konsumsi masyarakat cenderung lebih rendah. Selain itu, masyarakat dinilai sudah mulai mempersiapkan kebutuhan hari raya sejak jauh hari.
DKPP juga memastikan ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional maupun pusat distribusi masih mencukupi. Bahkan, menurutnya, saat ini persoalan utama justru berada pada menurunnya daya beli masyarakat.
“Pangan sangat tersedia dan beragam. Daging juga ada. Tapi memang daya beli masyarakat yang menurun, ditambah faktor kenaikan harga global,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kenaikan permintaan cabai lebih banyak berasal dari sektor industri makanan, restoran, dan hotel yang membutuhkan pasokan dalam jumlah besar.
“Yang konsumsi cabai besar itu industri makanan dan hotel. Jadi permintaannya memang tinggi dari sektor tersebut,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....