Banjir Kabupaten Bandung, Ini Masalah Pendangkalan Sungai Citarum

  • 24 Mei 2026 21:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS meninjau kondisi Sungai Cikeruh di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Minggu 24 Mei 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi daerah aliran Sungai Citarum sekaligus meninjau upaya penanganan potensi banjir di wilayah Bandung Selatan.

Dalam kesempatan itu, KDS melihat langsung kondisi muara pertemuan Sungai Cikeruh, Sungai Citarik, dan Sungai Citarum. Yaitu yang mengalami sedimentasi cukup tinggi. Menurutnya, pendangkalan sungai saat ini memerlukan penanganan serius dan terintegrasi dari seluruh pihak terkait.

“Setelah kita lihat langsung di lapangan, sedimentasi tanah di kawasan ini sudah cukup tinggi dan hampir rata dengan dataran. Secara keseluruhan, di Sungai Citarum diperkirakan terdapat kurang lebih 10 juta meter kubik sedimentasi yang perlu segera dinormalisasi,” ujar KDS.

Ia menegaskan, penanganan sedimentasi menjadi langkah penting dalam mendukung efektivitas berbagai program pengendalian banjir, termasuk pembangunan danau maupun kolam retensi di kawasan Bandung Selatan.

“Pembangunan danau atau kolam retensi tentu sangat penting, namun akan lebih optimal apabila diimbangi dengan normalisasi Sungai Citarum. Karena itu diperlukan penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, KDS juga berharap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bersama Kementerian Pekerjaan Umum terus memperkuat penanganan Sungai Citarum. Yaitu melalui langkah-langkah strategis dan kolaboratif.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian Sungai Citarum. Itu sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

“Pemkab Bandung terus berkomitmen mendukung program penataan dan revitalisasi Sungai Citarum. Itu demi keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....