Pemkab Sumedang Dorong Pelajar dan ASN Gunakan Angkot

  • 24 Mei 2026 17:49 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang — Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mendorong pemanfaatan angkutan umum, khususnya angkot, di kalangan pelajar dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Upaya tersebut disampaikan langsung Bupati Dony Ahmad Munir saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Organda Kabupaten Sumedang Tahun 2021–2026 di Pendopo PPS, Pusat Pemerintahan Sumedang, Sabtu 23 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu, Dony menegaskan bahwa angkutan umum memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama bagi para pelajar agar dapat berangkat sekolah tepat waktu serta bagi masyarakat pekerja yang membutuhkan transportasi aman dan terjangkau.

“Keberadaan angkutan umum sangat membantu masyarakat. Siswa bisa berangkat sekolah tepat waktu dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar. Ini merupakan kerja sama yang baik antara pemerintah dan Organda,” ujar Dony.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan angkutan umum, Pemerintah Kabupaten Sumedang menerapkan kebijakan “Rabu-Jumat Ngangkot” bagi ASN. Kebijakan tersebut mewajibkan pegawai pemerintah menggunakan angkot saat beraktivitas pada hari tertentu.

Menurut Dony, langkah tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan transportasi umum, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan pengemudi dan pemilik angkot di tengah tantangan transportasi modern.

“Kebijakan Rabu-Jumat Ngangkot bagi ASN merupakan bentuk keberpihakan pemerintah agar angkutan umum tetap hidup dan berkembang,” katanya.

Selain ASN, Pemkab Sumedang juga fokus mengajak pelajar menggunakan angkutan umum dibanding kendaraan pribadi. Pemerintah bahkan telah membentuk gugus tugas di setiap sekolah untuk melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada siswa.

“Kami terus memonitor penggunaan angkutan umum bagi pelajar. Gugus tugas di tiap sekolah sudah disiapkan agar siswa tidak menggunakan kendaraan pribadi,” tutur Dony.

Ia menilai, penggunaan angkot oleh pelajar dan ASN dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan menekan polusi udara di wilayah Sumedang. Di sisi lain, kebijakan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan para sopir angkot.

Sementara itu, Muscab Organda Sumedang menjadi momentum evaluasi kepengurusan organisasi sekaligus penyusunan program kerja baru untuk meningkatkan pelayanan transportasi umum di Kabupaten Sumedang. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati M. Fajar Aldila beserta jajaran pengurus dan anggota Organda Kabupaten Sumedang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....