Yayasan Desembilan Gulirkan Gerakan Pilah Sampah Rumah Tangga di Tanimulya

  • 24 Mei 2026 11:21 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat - Persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan di Kabupaten Bandung Barat mendorong berbagai elemen masyarakat ikut bergerak. Salah satunya dilakukan Yayasan Desembilan Nusantara Santosa dengan memulai program pemilahan sampah rumah tangga di RW 09 Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah.

Program tersebut ditandai dengan pembagian keranjang sampah plastik kepada warga dalam kegiatan bertajuk “Subuh Berkah Rimba dan Penyerahan Tempat Pemilahan Sampah Plastik” yang digelar di Masjid Jami Al-Ikhwan, Minggu 24 Mei 2026.

Ketua Yayasan Desembilan Nusantara Santosa, Hendrik Agustina mengatakan, langkah itu merupakan upaya awal membangun kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah langsung dari rumah masing-masing.

Menurut Hendrik, kondisi sampah di Bandung Barat saat ini membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat.

“Program ini kami mulai dari RW 09 Tanimulya sebagai percontohan. Ke depan kami menargetkan penyaluran 999 keranjang sampah plastik untuk masyarakat di berbagai wilayah Bandung Barat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilahan sampah organik dan anorganik menjadi salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Selain itu, ia berharap program tersebut dapat menumbuhkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat budaya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Ngamprah Harry Mustika, Kepala Desa Tanimulya Omin, pengurus RT/RW, DKM Masjid Jami Al-Ikhwan, serta warga setempat.

Camat Ngamprah Harry Mustika menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yayasan yang dinilai membantu pemerintah dalam penanganan persoalan sampah di tingkat lingkungan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memilah sampah menjadi langkah penting di tengah kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang saat ini semakin terbatas kapasitasnya.

“Kesadaran masyarakat mulai tumbuh. Program seperti ini sangat positif untuk mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya,” kata Harry.

Sementara itu, Kepala Desa Tanimulya Omin berharap bantuan keranjang sampah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga dan menjadi contoh bagi wilayah lain di desa tersebut.

“Semoga ini menjadi awal yang baik agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan nantinya bisa diterapkan juga di RW lainnya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....