Kebakaran Kamar Kontrakan Diduga akibat Korsleting Terjadi di Warung Muncang
- 22 Mei 2026 15:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Kebakaran melanda sebuah kamar di rumah kontrakan di wilayah Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Jumat 22 Mei 2026 pagi. Api yang membakar tempat itu diduga dipicu korsleting listrik pada salah satu kamar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartaman) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.23 WIB. Kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik rumah saat hendak pulang.
“Pemilik rumah melihat api sudah muncul di bagian kamar. Sempat dilakukan upaya pemadaman menggunakan air, namun api terus membesar sehingga ia memilih menyelamatkan diri dan barang-barang berharga,” ujar Soni, Jumat 22 Mei 2026.
Menurutnya, pemilik rumah kemudian menghubungi layanan darurat 113 untuk meminta bantuan. Petugas dari lokasi terdekat yaitu Wilayah Barat tiba di lokasi pada pukul 07.35 WIB dengan waktu tanggap sekitar 13 menit.
Jalan yang sempit menuju lokasi sempat menjadi kendala dalam proses penanganan. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi, secara rinci terdapat tiga unit pancar dari UPTD Barat dan satu unit pancar dari wilayah Selatan dengan kekuatan 17 personel.
“Petugas langsung melakukan pemadaman pada area yang terbakar agar api tidak meluas,” katanya.
Soni menjelaskan, sempitnya akses jalan membuat petugas harus menggelar selang sepanjang 315 meter dari titik parkir kendaraan menuju lokasi kebakaran. Selain itu, dua jalur pancaran air dibuat untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.
Akibat kejadian itu, satu kamar rumah kontrakan dengan luas sekitar 30 meter persegi hangus terbakar dari total luas bangunan 95 meter persegi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Penyebab sementara diduga akibat korsleting listrik,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebanyak 10 penghuni kontrakan berhasil menyelamatkan diri. Petugas juga berhasil mengamankan bangunan di sekitar lokasi yang dihuni 12 kepala keluarga atau sekitar 27 jiwa.
Proses penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan area benar-benar aman dari potensi api kembali muncul.
“Dilanjutkan dengan pendinginan hingga area kebakaran dinyatakan aman,” ucap Soni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....