PNM Mengajar Bangun Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK di Seluruh Indonesia
- 22 Mei 2026 15:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki posisi strategis dalam dunia pendidikan karena dipersiapkan lebih dekat dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri yang cepat membuat siswa SMK dituntut memiliki kemampuan lebih dari sekadar keterampilan teknis.
Saat ini, dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga mampu beradaptasi, berpikir kreatif, berkomunikasi dengan baik, dan memiliki semangat belajar tinggi. Di sisi lain, masih banyak siswa yang memiliki keterbatasan akses terhadap wawasan industri, motivasi karier, hingga pengalaman profesional secara langsung.

Melihat tantangan tersebut, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan dinilai menjadi langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja. Salah satunya dilakukan melalui program PNM Mengajar yang digelar Permodalan Nasional Madani (PNM).
Melalui kegiatan Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”, PNM menghadirkan para profesional untuk berbagi pengalaman dan wawasan kepada siswa SMK di berbagai daerah. Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT PNM ke-27.
Sebanyak 2.700 siswa SMK dari seluruh Indonesia mengikuti program tersebut dan mendapatkan pemahaman lebih dekat mengenai perkembangan dunia entrepreneurship di era digital. Materi yang diberikan meliputi pola pikir kewirausahaan, literasi kesehatan mental, hingga pentingnya kesadaran terhadap isu keberlanjutan.
Salah satu pengurus sekaligus Ketua Bursa Kerja Khusus SMK Negeri 5 Pangalengan, Eka Rahmat, mengapresiasi kepedulian PNM terhadap masa depan peserta didik.
“Acara ini sangat luar biasa karena menjadi bentuk kontribusi nyata Permodalan Nasional Madani terhadap dunia pendidikan. Semoga kegiatan Pekan Nasional Mengajar terus berlanjut karena memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan. PNM tumbuh bersama dunia pendidikan,” ujar Eka Rahmat, Jumat (22/5/2026).
Program ini diharapkan mampu membangun mental kewirausahaan dan kesiapan siswa SMK menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah. Kehadiran dunia usaha dalam pendidikan dinilai menjadi faktor penting untuk mempersempit jarak antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri saat ini.
Dengan adanya kolaborasi seperti PNM Mengajar, siswa SMK tidak hanya dipersiapkan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga didorong menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan siap menciptakan peluang usaha di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....