Kodim 0605/Subang Salurkan Kendaraan Inventaris Truk untuk KDKMP

  • 22 Mei 2026 14:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Kodim 0605/Subang, mulai salurkan 6 unit kendaraan truk untuk 6 Koperasi Desa Kelurahan Merhatiin Putih (KDKMP). Penyerahan berlangsung di Makodim 0605/Subang, Jumat 22 Jumat 2026,.

Penyerahan dilakukan oleh Komandan Kodim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin, yang diwakili Pasi Pers Kodim 0605/Subang Kapten (Caj) Ahmad Suduri kepada Kepala Desa yang mewakili Pengurus KDKMP Desa masing-masing. Ke 6 unit kendaraan jenis truk dengan merek HINO tersebut, merupakan kendaraan invantaris KDKMP.

Komandan Kodim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin menyebut, dari target KDKMP 178 titik di Kodim 0605/Subang, baru 6 KdKMP yang menerima kendaraan inventaris jenis truk HilINO 300. Sisanya sebanyak 172 unit, akan disalurkan secara bertahap, hingga selesai pada akhir Juli 2026 nanti.

"Hari ini baru 6 unit kendaraan inventaris jenis truk kita serahkan kepada 6 KDKMP, sisanya kita serahkan secara bertahap, yamg ditargetkan selesai disalurkan pada akhir Juli 2026 nanti, untuk 178 KDKMP yang dibangun di wilayah Kodim 0605/Subang," ungkap Kapten Suduri.

Penyerahan kendaraan inventaris KDKMP tersebut, lanjut Dandim, tak hanya kendaraan cator dan truk, tetapi juga ada kendaraan pick up, semua itu untuk mendukung operasional KDKMP. Sehingga memperlancar kewirausahaan yang dijalankan KDKMP, untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, dan meningkatkan ketahanan pangan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.

"Selain kendaraan jenis cator, dan truk yang sebagiannya sudah kita salurkan ke sejumlah KDKMP, tetapi juga ada kendaraan jenis pick up, yang akan kita serahkan, sebagian kendaraan inventaris KDKMP," tegasnya.

Ia berharap, penyalur semua kendaraan inventaris KDKMP tersebut, tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran. Sehingga kehadiran KDKMP di tengah-tengah masyarakat, benar-benar dirasakan oleh warga desa setempat, sesuai harapan dari Presiden RI Parbowo Subianto.

"Kehadiran KDKMP ini, agar masyarakat desa. Menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekedar penerima manfaat bantuan. Sehingga kesejahteraan masyarakat desa bisa kita wujudkan," tandas Dandim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....