Pemkab Hadirkan LINGGA sebagai Ruang Pembelajaran dan Aktivitas bagi Lansia

  • 20 Mei 2026 18:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang - Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia terus diperkuat melalui peluncuran Sekolah Lansia “LINGGA” Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Program tersebut diresmikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Pendopo PPS, Selasa 19 Mei 2026, sebagai ruang pembelajaran dan aktivitas bagi para lansia agar tetap sehat, aktif dan mandiri.

Sekolah Lansia “LINGGA” yang berlokasi di Kantor PWRI Kabupaten Sumedang akan berlangsung selama satu tahun dengan 12 kali pertemuan pembelajaran.

Bupati Dony menegaskan bahwa para lansia memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat karena telah memberikan pengalaman, pengabdian dan keteladanan selama hidupnya. “Para lansia harus dihormati dan dimuliakan. Saya bangga melihat para lansia di Sumedang tetap semangat, sehat dan terus ingin belajar,” kata Dony.

Ia menyebutkan, Sekolah Lansia “LINGGA” bukan hanya tempat belajar, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, menjaga kesehatan serta meningkatkan rasa percaya diri para lansia.

Pemerintah daerah ingin menjadikan Sumedang sebagai kabupaten yang ramah lansia dengan menghadirkan berbagai fasilitas penunjang untuk menunjang aktivitas mereka.

“Ke depan harus semakin banyak fasilitas bagi lansia, baik sarana olahraga maupun ruang belajar agar para lansia tetap produktif dan bahagia,” ujarnya.

Ketua PWRI Kabupaten Sumedang Zaenal Alimin menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sumedang atas dukungan yang diberikan terhadap penyelenggaraan sekolah lansia tersebut.

Ia mengatakan, keberadaan sekolah lansia sangat penting untuk membantu menjaga kesehatan mental dan daya ingat para lansia agar tidak mudah mengalami kepikunan.

“Lansia juga perlu arahan bagaimana menjalani hidup sehat dan mandiri. Karena itu sekolah lansia sangat dibutuhkan,” katanya.

Selain menjadi tempat belajar, sekolah lansia juga diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial antar sesama lansia melalui kegiatan silaturahmi dan berbagi pengalaman.

“Menuntut ilmu tidak mengenal usia. Sampai hari tua pun kita tetap harus belajar,” kata Bupati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....