PKS Jawa Barat Luncurkan Gerakan Milad Berdaya di Hari Kebangkitan Nasional
- 20 Mei 2026 12:25 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional dan hari jadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat resmi meluncurkan gerakan “Milad Berdaya” pada Selasa, 20 Mei 2026, di Kantor DPW PKS Jawa Barat. Dengan tagline “Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia”, gerakan ini digagas sebagai jawaban atas ketidakpastian geopolitik global yang kian memengaruhi ketahanan pangan, energi, dan ekonomi masyarakat Jawa Barat.
Ketua DPW PKS Jawa Barat, Iwan Suryawan (Abah Iwan), menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. “Kita tinggal di tanah yang subur, tapi meja makan kita masih bergantung pada pasokan dari luar. Harga cabai naik karena kekeringan di daerah lain, harga beras mengikuti kondisi global. Dampaknya kita rasakan, tapi kendali tidak ada di tangan kita,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya gerakan berbasis komunitas dan keluarga sebagai langkah konkret menghadapi ketidakpastian. Abah Iwan menambahkan, pengalaman langsung bersama peternak dan pelaku usaha kecil di Jawa Barat menjadi inspirasi lahirnya Milad Berdaya. Dari peternak kambing hingga usaha ayam petelur, ia melihat optimisme dan ketekunan sebagai kunci keberhasilan.
“Minimal di rumah, ada pot berisi sayuran untuk kebutuhan keluarga. Jangan sampai gerakan ini hanya seremonial. Harus bergerak, dan bergerak berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Milad Berdaya sekaligus Ketua Bidang Pertanian, Petani, dan Nelayan DPW PKS Jawa Barat, Budiwanto, menjelaskan bahwa gerakan ini berfokus pada tiga pilar utama: ketahanan pangan, energi, dan ekonomi. “Kami menyiapkan 135 Duta Tani dengan rincian lima orang per DPD yang akan menjadi penggerak di lapangan. Mereka memastikan gerakan ini tidak berhenti di peluncuran, tapi terus berjalan hingga tingkat ranting,” katanya.
DPW juga telah menyiapkan Juknis dan Surat Edaran resmi sebagai panduan pelaksanaan. Program Milad Berdaya mencakup lima langkah utama.
Pertama, Gerakan Pangan Berbasis Pekarangan, yang mendorong keluarga kader menanam sayuran untuk kebutuhan harian. Kedua, Ketahanan Energi, melalui instalasi panel surya di kantor DPW sebagai percontohan dan kampanye hemat energi di rumah tangga.
Ketiga, Ketahanan Ekonomi, lewat penguatan ekosistem UMKM kader melalui pasar komunitas dan koperasi PKS Jabar. Keempat, Boemkraf, sebagai wadah ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kelima, peluncuran SAKTI (Sekolah Kader Patriotik), yang menyiapkan kader untuk terjun ke wilayah pesisir dan daerah yang membutuhkan tenaga dakwah serta pemberdayaan.
Gerakan ini tidak berhenti di level komunitas. Fraksi PKS di DPRD Jawa Barat akan mendorong agar kerangka ketahanan pangan dan energi menjadi bahan pertimbangan kebijakan. Bahkan, DPW menyiapkan white paper sebagai rekomendasi resmi bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi kebijakan daerah dalam menghadapi tantangan global.
Peluncuran Milad Berdaya yang bertepatan dengan 118 tahun Hari Kebangkitan Nasional membawa simbolisme tersendiri. Seperti kebangkitan bangsa pada 1908 yang dimulai dari kesadaran kolektif, PKS Jawa Barat ingin menegaskan bahwa ketergantungan bukanlah takdir. Perubahan bisa dimulai dari langkah kecil, terorganisir, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....