Mahkota Binokasih Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Siap Meriahkan Bandung

  • 15 Mei 2026 10:25 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Bandung akan menggelar puncak Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Kegiatan budaya berskala besar ini dipastikan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Milangkala Tatar Sunda yang melibatkan berbagai unsur adat, kesenian, hingga kepala daerah dari seluruh Jawa Barat.

‎Kirab budaya tersebut akan dimulai dari kawasan Kiara Artha Park dan berakhir di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Rute kirab akan melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman sebelum akhirnya tiba di titik akhir acara.

‎Acara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB. Sepanjang jalur kirab, masyarakat akan disuguhkan berbagai atraksi budaya khas Sunda yang dipadukan dengan pertunjukan seni tradisional dari sejumlah daerah di Jawa Barat.

‎Prosesi kirab diperkirakan berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen budaya. Mulai dari pembawa janur, pasukan berkuda, penari tradisional Bali dan Sunda, hingga iring-iringan kereta kencana yang membawa simbol penting budaya Sunda, yakni Mahkota Binokasih.

‎Selain itu, sebanyak 13 kampung adat serta perwakilan kesenian dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi simbol persatuan budaya Sunda sekaligus upaya melestarikan tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman.


‎Pada puncak acara di kawasan Gedung Sate, akan digelar prosesi penyerahan Mahkota Binokasih oleh Gubernur Jawa Barat kepada pihak Keraton Sumedang Larang. Prosesi ini menjadi salah satu momen sakral dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda karena sarat dengan nilai sejarah dan filosofi budaya Sunda.

‎Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Musrafa mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mengangkat kembali sejarah serta kebesaran Tatar Sunda kepada masyarakat luas.

‎“Jadi kalau saya mengutip dari Kepala Dinas Pariwisata Jawa Barat, kita memang ingin mengangkat sejarah tentang Tatar Sunda. Semua kabupaten dan kota di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung, ikut berpartisipasi. Namun puncaknya memang dilaksanakan di Kota Bandung,” ujar Adi Junjunan Musrafa, Jumat 15 Mei 2026.

‎Ia menjelaskan, kirab budaya tersebut bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi ruang ekspresi seni dan budaya khas Sunda yang diwariskan secara turun-temurun.

‎“Nanti ada kirab dan seni-seni budaya yang memang khas dari Tatar Sunda,” katanya.

‎Menurutnya, Kota Bandung sendiri akan menampilkan kesenian Benjang dalam rangkaian kirab budaya tersebut. Kesenian tradisional itu akan tampil dalam bentuk helaran budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan wisatawan.

‎“Kalau dari Kota Bandung itu Benjang yang tampil. Benjang itu dipakai juga untuk helaran budaya,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....