Pemkot Bandung Siapkan Tangki Darurat Antisipasi Krisis Air saat Musim Kemarau

  • 15 Mei 2026 09:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan berbagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan berdampak pada pasokan air bersih di sejumlah wilayah Kota Bandung. Salah satu upaya yang disiapkan ialah pengoperasian kembali tangki-tangki darurat untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, potensi kekeringan pada musim kemarau perlu diantisipasi sejak dini, terutama pada wilayah yang bergantung pada jaringan distribusi air dari Perumda Tirtawening atau PDAM Kota Bandung.

‎“Insya Allah kami sudah menyiapkan tangki-tangki darurat. Mengenai musim kemarau ini, risikonya adalah beberapa pipa PDAM di sejumlah titik berpotensi mengalami kekeringan,” ujar Farhan, Jumat 15 Mei 2026.

‎Menurut Farhan, kondisi sumber air baku Kota Bandung saat ini masih sangat bergantung pada pasokan dari berbagai sumber. Pasokan tersebut berasal dari sumber air milik pemerintah provinsi maupun kerja sama dengan sejumlah titik sumber air yang telah dikontrak oleh Pemkot Bandung.

‎Ia menjelaskan, ketergantungan terhadap sumber air baku dari luar daerah membuat pemerintah harus memiliki strategi mitigasi yang matang agar distribusi air bersih tetap berjalan normal ketika debit air mulai menurun akibat kemarau panjang.

‎“Kota Bandung memang masih sangat bergantung pada berbagai sumber air baku. Karena itu, kesiapan distribusi air bersih menjadi prioritas agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan,” katanya.

‎Sebagai langkah cepat, Pemkot Bandung akan kembali mengaktifkan armada tangki pengangkut air bersih yang nantinya disiagakan untuk menjangkau kawasan-kawasan rawan kekeringan. Distribusi air melalui tangki tersebut akan difokuskan pada wilayah yang mengalami gangguan aliran air maupun penurunan debit pasokan.

‎Selain itu, Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi dengan pihak PDAM dan pemerintah provinsi untuk memastikan ketersediaan air baku tetap aman selama musim kemarau berlangsung. Pemerintah berharap masyarakat turut berperan aktif dengan menghemat penggunaan air bersih dalam aktivitas sehari-hari.

‎Farhan menambahkan, kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau menjadi bagian penting dalam menjaga pelayanan dasar masyarakat. Pemkot Bandung pun berupaya memastikan seluruh kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi meskipun terjadi penurunan pasokan akibat cuaca ekstrem.

‎" berbagai langkah antisipasi tersebut, Pemkot Bandung berharap dampak musim kemarau terhadap kebutuhan air bersih masyarakat dapat diminimalkan dan pelayanan distribusi air tetap berjalan optimal di seluruh wilayah kota," tandasnya.‎

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....