Pemkot Bandung Terapkan Strategi Baru Pengelolaan Sampah
- 14 Mei 2026 09:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerapkan strategi baru dalam pengelolaan sampah guna mengatasi penumpukan yang kerap terjadi, khususnya saat akhir pekan. Melalui sistem baru ini, Pemkot Bandung berharap pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan kondisi kota semakin bersih.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, pola pengangkutan sampah kini hanya dilakukan hingga hari Kamis. Sementara pada Jumat hingga Minggu, pemerintah akan memfokuskan kegiatan pada proses pengolahan sampah secara menyeluruh.
“Kita hanya bisa angkut sampai hari Kamis. Jumat, Sabtu, Minggu kita lakukan pengolahan total,” ujar Farhan, Kamis 14 Mei 2026.
Menurut Farhan, perubahan pola kerja tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah yang selama ini menjadi persoalan serius di Kota Bandung. Ia menilai, sistem lama perlu diperbarui agar penanganan sampah dapat berjalan lebih optimal.
Selain mengubah pola pengangkutan, Pemkot Bandung juga tengah meningkatkan kapasitas fasilitas pengolahan sampah. Salah satu langkah yang dilakukan ialah pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), yakni pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif.
Farhan menyebutkan, pengembangan RDF turut mendapat dukungan dari TNI yang siap membantu peningkatan kapasitas pengolahan sampah di Kota Bandung.“TNI menjanjikan kapasitas pengolahan RDF sampai 1.000 ton,” katanya.
Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga berencana menambah unit pengolahan sampah serta alat pengendali polusi untuk mendukung sistem baru tersebut. Namun, rencana itu masih dalam tahap penghitungan kebutuhan anggaran.
Farhan menegaskan, persoalan sampah membutuhkan sistem pengelolaan yang kuat dan berkelanjutan. Karena itu, inovasi dinilai menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan sampah perkotaan.
Saat ini, Pemkot Bandung terus mencari berbagai solusi terbaik agar penanganan sampah dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia berharap strategi baru tersebut mampu mengurangi tekanan terhadap sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung sehingga kebersihan kota dapat terus terjaga.“Dengan sistem yang lebih baik, kondisi kota bisa lebih bersih,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....