Wabup Subang Hadiri Rakor Penanggulangan Persoalan Sampah di Jawa Barat
- 12 Mei 2026 22:01 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Pemkab Subang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Permasalahan Persampahan di Jawa Barat, yang berlangsunh di Ruang Rapat Gedung Sate, Senin 11.Mei 2026. Rakor tersebut, dihadiri oleh seluruh kabupaten kota se-Jawa Barat.
Ditemui usai kegiatan, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyampaikan, dalam waktu dekat, Gubernur Jawa Barat akan memberikan bantuan mesin pengelolaan sampah kepada setiap desa, untuk mendukung penyelesaian permasalahan sampah. Karena Kabupaten Subang, masuk katagori produksi sampahnya masih di bawah 1000 to perhari.
"Tahun ini, In Syaa Allah, akan diberikan satu sampelnya, kalau Subang, 600 ton per hari produksi sampahnya, kalau alat ini kapasitasnya 5 ton per hari, kurang lebih kita butuh 120 mesin," ungkap Agus Masykur.
Wabup menegaskan, program yang digagas Kang Dedi Mulyadi, dalam penyelesaian persoalan sampah, juga mendorong pemanfaatan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Sehingga masyarakat perlu diberikan edukasi terhadap pemanfaatan sampah rumah tangga hingga bernilai ekonomis, dan memiliki nilai tambah bagi keluarga.
"Saya yakin, dengan terobosan seperti ini, sampah di Subang khusunya, segera selesai tertangani dengan baik," tegasnya.
Rakor tersebut, merupakan wujud nyata komitment Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, dalam penanganan darurat sampah di Jawa Barat, dengan menekankan akselerasi penyelesaian permasalahan secara menyeluruh, melalui kolaborasi lintas daerah yang melibatkan Pemerintah Kabupaten dan Kota.
"Komitmen kami, kolaborasi antar kabupaten kota se-Jawa Barat, mampu menanggulangi persoalan sampah," tegas Kang Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat, mendorong kerjasama antar daerah, dalam pengelolaan sampah, khususnya bagi wilayah dengan produksi sampah mencapai lebih dari 1.000 ton per hari. Selain itu, bagi kabupaten kota dengan produksi sampah di bawah 1.000 ton per hari, Kang Dedi Mulyadi akan membantu melalui pengadaan mesin pengelola sampah, untuk menyelesaikan persoalan persampahan di setiap kabupaten dan kota.
"Saya juga mengimbau, agar setiap perusahaan, restoran, hotel, termasuk pengembang perumahan, memiliki mesin pengelolaan sampah, sebagai salah satu persyaratan pendukung pengelolaan lingkungan," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, serta perwakilan dari 15 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....