DKPP Kota Bandung Imbau Warga Kurangi Sampah Plastik saat Kurban

  • 09 Mei 2026 11:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat pelaksanaan ibadah kurban tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan volume sampah plastik yang kerap meningkat selama momentum Iduladha.

‎Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan surat edaran dan berbagai bentuk imbauan kepada panitia kurban serta masyarakat agar menggunakan wadah ramah lingkungan dalam proses distribusi daging kurban.

‎“Pemerintah Kota akan menyiapkan imbauan baik berupa surat edaran maupun himbauan agar masyarakat menggunakan wadah yang bisa didaur ulang atau dipakai kembali, bukan plastik sekali pakai,” ujar Gin Gin Ginanjar, Sabtu 9 Mei 2026.

‎Menurutnya, penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban setiap tahunnya berpotensi menambah timbunan sampah di Kota Bandung. Karena itu, masyarakat didorong memanfaatkan wadah alternatif seperti besek bambu, daun pisang, ember makanan, atau tempat penyimpanan yang dapat digunakan kembali.


‎Selain mengurangi sampah plastik, DKPP juga mengimbau panitia kurban agar mengatur sistem distribusi daging dengan lebih tertib dan efisien guna menghindari antrean panjang warga.

‎“Untuk distribusi dagingnya pun kita anjurkan panitia mengatur sistem pembagian per jam, per lokasi, atau bahkan diantar ke penerima supaya tidak ada antrean panjang yang merugikan masyarakat,” katanya.

‎DKPP menilai pengaturan distribusi yang baik tidak hanya membantu menjaga ketertiban, tetapi juga meningkatkan kenyamanan masyarakat serta mengurangi potensi penumpukan massa di lokasi pembagian daging kurban.

‎Dikatakannya, pelaksanaan kurban tahun ini dapat berlangsung lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap pengurangan sampah plastik diharapkan terus meningkat, tidak hanya saat Hari Raya Iduladha tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

‎" ingin mendorong budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab sekaligus memperkuat komitmen menjaga lingkungan di tengah tingginya aktivitas masyarakat saat perayaan kurban," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....