Antisipasi Gagal Panen, Pemkab Sediakan Asuransi Petani

  • 08 Mei 2026 16:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut – Disela sosialisasi kegiatan Irigasi Perpompaan dan Operasi Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier Tahun Anggaran 2026, di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Kamis, 7 Mei 2026. Bupati Abdusy Syakur Amin menekankan ,sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi mencapai 2,13% terhadap perekonomian Kabupaten Garut.

Angka ini merupakan pencapaian signifikan mengingat mayoritas masyarakat Garut menggantungkan hidup pada sektor agraris. "Artinya peranan kontribusi dalam sektor pertanian semakin penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Garut. Ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menginginkan negara kita memiliki ketahanan pangan nasional melalui swasembada pangan," ujarnya, di Garut.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Garut memberikan dukungan penuh kepada petani melalui kebijakan pupuk murah untuk menekan ongkos produksi serta penyediaan asuransi bagi para petani. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gagal panen akibat fenomena iklim El Nino yang menyebabkan keterbatasan sumber air.

"Kita harus senantiasa menyiapkan alat-alat yang sekiranya di butuhkan untuk menjaga ketersediaan air. Saya ingin irigasi dan pompa air dimanfaatkan semaksimal mungkin guna untuk pertumbuhan produktivitas pertanian semakin baik," katanya dalam rilis kepada RRI Jumat 8 Mei 2026.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada kelompok tani agar menjaga bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat dan daerah dengan sebaik-baiknya.

"Tolong jaga kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh Kementerian Pertanian RI. Pompa air dijaga jangan sampai rusak apalagi hilang. Ini adalah komitmen Pemerintah Pusat dan Daerah untuk bisa mensejahterakan petani kita," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....