Disbudpar Kota Bandung Akan Gelar Festival Asia Afrika 2026 Digelar 11–12 Juli

  • 05 Mei 2026 09:23 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Kota Bandung kembali bersiap menyambut kemeriahan agenda tahunan Festival Asia Afrika yang akan digelar pada 11–12 Juli 2026. Mengambil lokasi ikonik di Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga, festival ini menjadi etalase kebhinekaan budaya dari negara-negara Asia dan Afrika.

‎Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengatakan persiapan acara terus dimatangkan. Selain karnaval budaya yang menjadi agenda utama, sejumlah kegiatan pendukung juga tengah dirancang untuk memperkaya rangkaian festival tahun ini.

‎“Jadwalnya 11–12 Juli. Untuk persiapannya, kami ingin menghadirkan seminar, kegiatan budaya, hingga sajian kuliner khas Asia Afrika. Namun untuk itu kami perlu berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri agar dapat diteruskan kepada para duta besar negara-negara Asia dan Afrika,” ujar Adi, Selasa 5 Mei 2026.

‎Ia menjelaskan, konsep festival tahun ini tidak hanya berfokus pada pawai, tetapi juga menghadirkan ruang-ruang diskusi dan pertunjukan seni budaya di sejumlah titik. Salah satu lokasi yang direncanakan menjadi pusat kegiatan adalah Gedung Majestic, yang akan diisi dengan forum budaya, pertunjukan seni, hingga diskusi yang merepresentasikan kekayaan tradisi negara-negara Asia dan Afrika.

‎Pawai budaya tetap menjadi magnet utama dalam festival tersebut. Rencananya, pawai akan digelar pada Sabtu, 11 Juli 2026, dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai komunitas dan perwakilan budaya. Pemerintah Kota Bandung saat ini masih membuka penjaringan peserta untuk memastikan keterlibatan yang lebih luas.

‎“Kalau melihat tahun lalu, peserta pawainya mencapai ribuan orang. Tahun ini kami berharap partisipasinya bisa lebih besar lagi, termasuk dari mancanegara,” katanya.

‎Selain itu, festival juga akan menghadirkan bazar produk kreatif dan UMKM lokal, serta kuliner khas dari berbagai negara Asia dan Afrika. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat citra Bandung sebagai kota tujuan wisata budaya.

‎Dikatakan Adi, pada penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan ini juga diramaikan oleh forum internasional seperti Forum Pemuda Asia Afrika yang melibatkan generasi muda dari berbagai negara. Tahun ini, konsep serupa berpotensi kembali dihadirkan untuk memperkuat jejaring global antarnegara peserta.

‎" Dengan konsep yang lebih beragam dan kolaboratif, Festival Asia Afrika 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang diplomasi budaya yang mempererat hubungan antarbangsa di kawasan Asia dan Afrika," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....